Objek Wisata Dalam Kota Terabaikan

0
2353
Panorama Keindahan Alam Danau Balik Angin  Sintang yang terbengkalai pembangunannya
Panorama Keindahan Alam Danau Balik Angin Sintang yang terbengkalai pembangunannya

Sintang-lintaskapuas.com, Danau Balik angin Merupakan salah satu Danau yang ada ditengah-tengah kota sintang yang memiliki potensi sebagai lokasi objek wisata yang memancaran keindahan alam yang masih alami namun terabaikan. Sebenarnya lokasi tersebut sudah dibangun yang dibuktikan dengan adanya kerangka jembatan gantung yang dibangun pada tahun 2007, sebagai akses pendukung menjadi wilayah tujuan wisata namun terbengkalai.

“Sebenarnya, Danau yang dinamakan sebagai Danau Balik Angin direncanakan sebagai lokasi tujuan wisata dalam kota Sintang, itu sebabnya dibangun jembatan Gantung disitu. Rencananya Sekeliling danau akan dibendung dan ditata sehingga menjadi kawasan wisata yang menarik, apalagi danau disini cukup panjang. Namun sayang, hingga kini tak kunjung terbagun, bahkan beberapa bangunan yang belum selesai dibangun sudah using, “ungkap Sukardi, warga jalan Akcaya 1 Kelurahan Tanjung Puri Sintang kepada wartawan kemarin

Menurut Sukardi jika Danau Balik angin tersebut dengan serius maka Danau tersebut akan menjadi lokasi tujuan wisata dalam kota Sintang, apalagi hingga saat ini Sintang belum memiliki lokasi wisata air. Selain sebagai tempat wisata jika dikelola dengan baik akan menambah PAD Kabupaten. “namun, jika pembangunannya seperti itu bagaimana mau menambah PAD, yang ada malah merugikan. Berapa dana yang terbuang untuk pembangunan itu, namun tak juga diselesaikan sehingga terkesan sia-sia,” katanya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Edwin, satu diantara pengunjung danau balik Angin Sintang sangat menyayangkan adanya pembangunan fisik untuk danau tersebut yang kini terbengkalai.

“Saya juga heran mengapa ada jembatan yang tak diselesaikan tapi kelihatannya sudah lama. Kalau tujuannya untuk wisata jembatan gantung bagus, sebab dari jembatan itu kita bisa melihat danau dari atas jembatan, tapi sayang tak jadi,” ungkap Edwin.

Dirinya menilai ketidakseriusan pemerintah dalam membangun infrastruktur danau untuk dijadikan pariwisata. “Terbukti dengan adanya bangunan yang tak jadi, kalau dikatakan dananya tak cukup kenapa harus dibangun terlebih dahulu, atau paling tidak ada kelanjutannya bukan malah dibiarkan. Sehingga kesannya hanya mengejar proyek,” katanya.

Sementara itu, Rayendra, Ketua Sintang Fishing Club (SFC) mengaku kecewa dengan terbengkalainya objek Wisata danau Balik Angin yang ada ditengah-tengah kota. Menurutnya, danau balik angin itu bisa menjadi objek wisata yang menjual baik untuk wisatawan lokal maupun luar.

“Saya sangat menyayangkan terbengkalainya pembangunan pariwisata di sana, padahal tempat itu sangat menjanjikan untuk dijadikan objek wisata di tengah kota apalagi itu alami bukan buatan. Tinggal dipoles sedikit sudah oke kok,”ucapnya.(Link)