Operasional PLTU Terkendala Turbin

0
2575
Bupati Sintang beserta sejumalah pimpinan Forkorpinda Kabupaten sintang Tinjau Pembangunan PLTU sungai Ringin.
Bupati Sintang beserta sejumalah pimpinan Forkorpinda Kabupaten sintang Tinjau Pembangunan PLTU sungai Ringin.

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Bupati Sintang, Milton Crosby mengungkapkan bahwa proses pembangunan Pembangkit listrik tenaga Uap(PLTU) yang terletak di wialayah Sungai Ringin Kelurahan Kedabang Kecamatan Sintang dengan pelaksana pekerjaan PT Adhi Karya hingga kini sudah mencapai 65 persen, hanya saja hal tersebut tidak bisa segera dituntaskan karena terkendala turbin yang belum terpasang.

“sebenarnya, operasional PLTU tersebut tidak lama lagi, namun, karena turbin hingga saat ini belum bisa dibawa ke Sintang maka terpaksa ditunda dulu untuk sementara waktu hingga kondisi air sungai pasang, pasalnya dalam kondisi kemarau seperti ini dipastikan ponton sungai tidak akan bisa melintas.

kalau dibawa melalui jalan darat lanjut Milton, tidak memungkinkan karena kondiri infrastruktur yang tidak memungkinkan dan selain itu, turbin tersebut juga sangat besar sehingga dipastikan tidak muat jika menggunakan truk tronton, jadi mau tidak mau harus tetap menggunakan jalur sungai, “ujar Milton.

Masalah bahan bakar untuk operasional PLTU, dikatakan milton akan menggunakan bahan bakar batubara yang akan dipasok dari Banjarmasin, Jambi dan Lampung. Batubara akan diangkut melalui sungai Kapuas. PLTU ini akan memiliki kapasitas 3 x 7 MW dan dibangun diatas lokasi 20 hektar.

Ia juga menambahkan untuk masalah limbah dari batu bara tersebut, pihak perusahaan akan mengelola limbah menjadi batako dan bahan bangunan sehingga tetap akan berguna bagi masyarakat.

Berdasarkan data yang ada saat ini pelanggan PLN Rayon Sintang mencapai 58 ribu. Dalam setiap harinya memakan daya mencapai 20 mega. Bahkan jika cuaca panas, pemakaian mencapai 21 mega. Hal ini tidak sebanding dengan kemampuan daya listrik di PLTD Menyurai. Daya listrik di PLTD Menyurai secara keseluruhan, termasuk setelah ditopang dengan mesin Sewa Tama, hanya mempau 21 mega, sehingga tidak terdapat cadangan jika terjadi gangguan pada sejumlah mesin. PLTU Sungai Ringin berkapasitas 21 Mega Watt. Jika keseluruhanya sudah berfungsi maka Kabupaten Sintang tidak akan lagi mengalami kendala terkait listrik. (Hery Lingga)