Pemkab Rencanakan Bangun SPBU

0
2025

AM Nasir SHLINTASKAPUAS.COM,KAPUAS HULU-Kelangkaan BBM masih terus terjadi di bumi uncak kapuas. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berencana membangun sebuah SPBU. Pembangunan SPBU tersebut akan dibangun melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kapuas Hulu yiatu PT. Uncak Kapuas Mandiri, dengan rencana biaya pembangunan SPBU, termasuk initial fee sebesar Rp 6 milyar tahun 2015 ini.

 “Untuk Rp. 2.000.000.000 akan dipergunakan untuk cadangan biaya penyediaan BBM sebesar qouta BBM dikalikan harga BBM dikalikan 4 hari termasuk untuk biaya operasional lainnya, ,” tutur Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir SH saat menyampaikan jawaban atas pemandagan umum fraksi/Anggota DPRD Kapuas Hulu terhadap RAPBD Kapuas Hulu, di Gedung DPRD Kapuas Hulu,Selasa (30/12) siang.

Dijelaskan Nasir lagi, pengurus dan manajemen PT. Uncak Kapuas Mandiri kini masih dalam proses rekrutmen. Untuk Direksi PT. Uncak Kapuas Mandiri telah sampai pada pengujian calon direksi dan sedang dalam proses pengajuan rekomendasi hasil pengujia calon direksi kepada bupati. Dengan adanya SPBU milik pemerintah daerah di harapkan mampu memenuhi kebutuhan BBM di daerah ini.

“Diperkirakan dalam bulan Januari 2015 sudah dapat diterbitkan surat Keputusan Bupati Kapuas Hulu tentang penetapan Direksi dan Komisaris PT.Uncak Kapuas Mandiri,”pungkasnya. Penjelasan tersebut, kata Nasir, menjawab pertanyaan dan saran fraksi Partai Gerindra dan Amanat Nasional tentang proses penetapan direksi dan komisaris PT. Uncak Kapuas Mandiri yang tengah berjalan.

 Nasir juga mengatakan, pengalokasian program dan kegiatan yang direncanakan dalam APBD kapuas hulu tahun anggaran 2015 telah diupayakan seoptimal mungkin. Untuk hal-hal yang bersifat prioritas seperti bidang pendidikan, kesehatan, alokasi dana desa (ADD) dan dana pengawasan. “Memang ada beberapa prioritas yang belum terpenuhi secara maksimal dan mesti di lakukan bertahap,” jelasnya.

 Untuk tahun anggaran 2015 ini di harapkan semua proses pelaksanaan anggaran dilakukan lebih cepat, sehingga program dan kegiatan yang dianggarakan dapat direalisasikan dengan baik dan tepat waktu. Ini tidak hanya harapan pemerimntah daerah, tetapi juga menjadi harapan seluruh lapisan masyarakat (stakeholder) kabupaten kapuas hulu agar APBD tepat guna dan tapat sasarannya.