Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Warga Sintang

0
7139
Salah Satu warga menunjukkan mayat Bayi yang ditemukannya di tempat pembuangan sampah
Salah Satu warga menunjukkan mayat Bayi yang ditemukannya di tempat pembuangan sampah

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Warga Kelurahan alay, Gang Jambu Rt. 05/rw.3. kecamatan Sintang digegerkan dengan penemuan mayat bayi dengan jenis kelamin perempuan yang dibuang ditempat sampah belakang rumah kontrakan milik Ibu kurnia.

Mayat bayi pertama kali ditemukan oleh Jatiman Sitinjak pada rabu(5/4) sekitar pukul 19.00 Wib malam hari tepat dibelakang rumah kontrakan yang dihuninya yang terbungkus dalam selimut berlumuran darah.

Jatiman Sitinjak mengaku sama sekali tidak menduga jika aroma busuk yang tercium didalam rumah kontrakannya tersebut adalah bau busuk mayat bayi tersebut. “awal dari penemuan tersebut ketika saya pulang kerja sudah hamper magrib, saat didalam rumah ada bau aroma tak sedap makanya saya cari dari mana asal bau tersebut, “ungkap Jatiman.

Anggota Polres Sintang Gelar olah TKP Penemuan Mayat Bayi yang Dibuang oleh Ibunya
Anggota Polres Sintang Gelar olah TKP Penemuan Mayat Bayi yang Dibuang oleh Ibunya

Saya kedapur, lanjut Sitinjak, baunya semakin kuat sehingga saya turun kebelakang, untuk mencari, dan ternyata ada bungkusan didalam semak-semak tempat biasa buang sampah, setelah saya buka muncul kepala bayi yang sudah banyak belatungnya. Terus, mayat itu saya angkat dan meletakkannya di belakang terus memberitahukannya kepada pemilik rumah kontrakan, “ungkapnya.

Jatiman juga menyampaikan dengan penemuan mayat tersebut, dirinya tidak langsung melaporkannya kepada aparat kepolisian karena kondisi sudah malam dan cuaca hujan. “saya hanya menyampaikan kepada ibu pemilik kontrakan kalau dibelakang rumah itu ada mayat bayi. Dan penemuan ini baru kita laporkan baru tadi pagi, “ujar Sitinjak.

Sementara, Posma(21) yang merupakan penghuni rumah kontrakan dimana mayat bayi ditemukan mengaku sama sekali tidak mengetahui keberadaan bayi tersebut karena kesehariannya sibuk dengan kerjaan sebagai karyawan disalah satu koperasi yang beroperasional di Kabupaten Sintang.

“saya tidak tahu mengenai mayat bayi itu, karena masih kerja, pulangnya baru tahu karau kawan saya(Jatiman Sitinjak-Red) menceritakannya, “ujar Posma.

Posma juga mengakui jika dirinya memiliki teman cewek satu kontrakan yang bernama Reni. Namun, sudah dua hari berturut-turut masuk rumah sakit karena sakit. “saya punya teman tapi dia sudah masuk rumah sakit dua hari yang lalu dan tidak tahu apa sakitnya karena pihak rumah sakit menyampaikan bahwa untuk perawatannya harus ada keluargnya yang bertanggung jawab jadi kami tidak berani. Tapi kemarin informasi yang saya dengar dia melarikan diri dari rumah sakit dan sampai sekarang tidak tahu keberadaanya, “jelas Posma.

Posma juga mengakui jika Reni tidak pernah bercerita jika dirinya hamil. “saya juga tidak tahu itu mayat bayi siapa, karena saya juga tidak pernah mengetahui jika Reni Hamil, “pungkasnya.

Sementara, Pemilik rumah Kontrakan, Ibu Kurnia mengaku kaget mendapat informasi penemuan Mayat Bayi dibelakang rumah kontrakannya tersebut. “ penemuan mayat Bayi perempuan dibelakang rumah kontrakan itu pertama kali diberitahukan oleh Sitinjak dan saya langsung melihatnya, tak sampai hati juga melihatnya, dan tindak menyangka jika ada seorang ibu tega membuang anaknya itu, “ucap Kurnia.

Kapolres Sintang, AKBP. Suharjimantoro, S.IK membenarkan  terkait dengan penemuan mayat seorang anak bayi ( orok) di Gang Jambu, Kelurahan Alay Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang tersebut.

“Saat ini mayat anak bayi (orok) tersebut sudah kita bawa dan akan kita mintakan visum, untuk sementara kita masih melakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim untuk mengungkap siapa ibu dari anak tersebut yang tega membuang bayinya, apakah aborsi atau keguguran.

Sementara, pelaku yang membuang anak bayi tersebut masih dalam lidik dan kita masih melakukan penyelidikan apa motifnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kepada para saksi – saksi dan kepada warga masyarakat yang mengetahui keberadaan sipelaku dapat memberitahukan kepada Sat reskrim Polres Sintang.