Ratusan Massa Serang Sekretariat KPUD Sintang

0
1310
Ratusan Massa Pendukung salah Satu Calon Bupati dan Wakil Bupati Bentrok dengan Aparat Kepolisian Sintang
Ratusan Massa Pendukung salah Satu Calon Bupati dan Wakil Bupati Bentrok dengan Aparat Kepolisian Sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Ratusan Massa Pendukung salah satu Calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang, periode 2015-2020 melakukan aksi unjuk rasa kesekretariat Komisi Pemilihan Umum(KPU) Daerah Sintang, menuntut agar dilakukan penghitungan surat suara ulang karena diduga ada kecurangan.

Unjuk rasa tersebut sebelumnya terjadi dengan tertib, sebanyak 10 pengunjuk rasa melakukan negosisasi dengan pihak petugas keamanan, pihak pengunjuk rasa tetap ngotot untuk bisa bertemu langsung dengan Anggota KPU Sintang. Karena tak kunjung ada kesepakatan akhirnya pengunjuk rasa pulang dan mengancam akan mendatangkan massa lebih banyak lagi.

Keesokan harinya, ratusan massa sudah menduduki sekretariat KPU Sintang, tampak puluhan aparat kepolisian dan Brimob siap siaga untuk melakukan pengamanan. Ratusan massa pun tak gentar dengan kondisi tersebut, dan tetap meminta kepada pihak KPU Sintang agar melakukan penghitungan suara ulang karena dalam pemilihan bupati dan wakil bupati dianggap telah terjadi kecurangan.

“kami meminta kepada pihak KPU agar melakukan penghitungan surat suara ulang, karena dalam proses penghitungan tersebut telah terjadi kecurangan, “teriak salah satu pengunjuk rasa.

Akibat tak kunjung ada tanggapan dari pihak KPUD sintang, suasana mulai memanas dan membuat sejumlah massa mulai berang, serta melakukan pelemparan ke bangunan sekretariat KPU yang mengakibatkan suasana pecah, dan akhirnya petugas pengamanan langsung bertindak, akibatnya kerusuhan pun tak bisa dibendung lagi.

Ratusan masa melakukan pengerusakan dan pelemparan kearah petugas pengamanan yang sudah melakukan penjagaan didepan pintu masuk KPUD Sintang, saling lempar dan saling dorong antara petugas dengan pengunjuk rasa pun terjadi.

Sekitar satru jam berlangsung kerusuhan, dan massa pun sudah untuk dikendalikan, untuk membubarkan massa yang sudah semakin brutal dan susah dikendalikan, akhirnya aparat keamanan menerjunkan tim dari Brimob serta Water Cannon dan menembakkan gas air mata kepada pengunjuk rasa.

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan Simulasi pengamanan pemilu kepala Daerah Sintang Tahun 2015-2020 dalam gelar operasi Mantab Praja oleh Polres Sintang kemarin.