Sampel Makanan Korban Keracunan Belum Dikirim

0
1564
Puluhan Anak korban Keracunan Makanan masih menjalani perawatan insentif di RSUD sintang
Puluhan Anak korban Keracunan Makanan masih menjalani perawatan insentif di RSUD sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Keracunan makanan yang melibatkan 94 korban anak dalam acara pesta ulang tahun yang terjadi di desa telaga 1 kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang, hingga saat ini pihak kepolisian belum mengirimkan sampel makanan kelabolatorium Pontianak

“untuk sampel makanan yang diduga kuat penyebab keracunan Belum kita kirim, kita masih memungut data mengenai beberapa hal rangkaian proses penyidikan yang harus kita lengkapi dulu. Tetapi kalau sudah lengkap kita akan segera kirim semua sample makanan yang telah diamankan,” kata Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Syamsul Bakrie belum lama ini.

Syamsul mengaku, pihaknya tidak bisa memastikan berapa lama uji laboratorium kesehatan itu dilakukan. “Tidak bisa kita pastikan, yang jelas persoalan ini kita tangani dengan serius dan anggota kita  juga sedang melakukan penyidikan dan penyelidikan secara dalam,” kata Syamsul.

Tidak hanya itu, Syamsul juga mengatakan bahwa pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap pemilik rumah yang mengadakan hajatan Ulang Tahun anaknya. Sebab, saat ini pemilik hajatan sedang membatu proses penyembuhan para pasien yang diduga keracunan makanan itu.

“Pemilik hajatan pasti akan kita periksa. Tetapi tunggu mereka semua para korban kesehatanya kembali pulih dan normal seperti biasanya,”ujarnya.

Menurut Syamsul, dalam insiden yang diduga keracunan ini, pemilik hajatan juga merupakan korban. Pasalnya, anak mereka juga mengalami gejala yang sama dialami oleh 94 pasien yang diduga keracunan tersebut. “Gejalanya, ya, pusing, mual, muntah-muntah dan diaere,” tuturnya.

berdasarkan informasi yang didapatnya, hingga saat ini para korban yang diduga keracunan itu, sudah mengalami perubahan. Artinya, maayoritas dari korban sudah pada pulih kesehatanya atau kembali normal seperti biasanya.

“Bahkan, saat ini sudah banyak korban yang diperbolehkan pulang dari RSUD Sintang mauun di Pueskesmas Mensiku Binjai Hulu,” ungkapnya.

Akan tetapi, Syamsul tidak menampik bahwa saat ini juga masih ada beberapa korban yang diduga keracunan masih mendapatkan pelayanan kesehatan secara intensif dari Puskesmas dan RSUD Sintang.