Sembako di Sintang Mulai Naik

0
1971

Pasca Kenaikan BBM, tim Disperindagkop-Ukm Kabupaten Sintang gelar sidak kenaikan harga sembako.LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar kota Sintang mengalami kenaikan.”Barang yang mulai naik salah satunya beras dan gula. Namun, kenaikan tersebut belum begitu berpengaruh karena sejumlah kebutuhan lainnya masih normal,“ ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sintang, Sudirman saat melakukan sidak di beberapa pasar dan agen sembako di Sintang, Kamis (20/11).

Sudirman mengakui kenaikan harga gula dan beras tersebut dipengaruhi naiknya biaya angkutan yang merupakan dampak kenaikan harga BBM. Selain itu minimnya pasokan juga mempengaruhi. ” Kenaikan Harga gula dan beras perkarungnya mencapai Rp.3000,” katanya.

Untuk kebutuhan lain seperti daging, ikan dan ayam potong tercatat normal. Begitu juga dengan stok sembako, saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat. “Malahan ayam potong turun harganya, awalnya Rp. 35.000, kini Rp. 30.000,” jelas Sudirman

Pemilik toko, Akiong mengaku kenaikan harga beras dan gula tersebut bukan karena adanya isu kenaikan BBM, namun karena pasokan kurang. ” Jika nanti harga BBM naik, biasanya yang naik hanya harga angkutan atau transportasi saja, dan itu tidak tinggi naiknya,” tuturnya.

Kenaikan harga ini, lanjutnya, sudah terjadi seminggu sebelum pemerintah mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).(hery lingga)