Subsidi Mengalir, Pelayanan PDAM “Sangsot”

0
1729

ilustrasi..LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Pemerintah Kabupaten Sintang hingga saat ini masih terus memberikan subsidi untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sintang. meski demikian, hingga saat ini belum bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat khususnya pelanggan.

Seperti yang disampaikan oleh salah salah satu warga jalan PKP Mujahidin gang Surau RT03/RW04 kelurahan Tanjung Puri Sintang, Zainudin kepada media ini mengatakan bahwa kondisi air yang didistribusikan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sintang kerumahnya berkeruh serta menandung banyak endapan lumpur.

“Endapan lumpur terlihat di dasar bak mandi. Sehari saja air ditampung sudah berlumpur bak. Endapannya naik ke atas kalau airnya kita ambil.  Air juga keruh. Agak kehitam-hitaman,”jelasnya.

Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung dua bulan belakangan ini dan sudah pernah dilaporkan namun hingga saat ini belum ada respon. Sehingga air yang di distrikusikan tersebut baru bisa dipakai setelah diendapkan kurang lebih selama satu minggu.

“Dulu jernih. Tidak sampai menimbulkan endapan lumpur, walau airnya sudah ditampung seminggu. Sejak Desember kalau air yang keruh,” katanya.

dengan kondisi tersebut Ketua RT gang surau tersebut berharap PDAM dapat segera memperbaiki  kualitas air yang dialirkan  kepada pelanggan. “Pasalnya, selain retribusi setiap bulannya ditagih, kalau ga salah Pemerintah juga memberikan subsidi tapi pelayanannya masih buruk sehingga membuat Masyarakat sebagai konsumen jangan dibuat kecewa. Air dengan kualitas baik sangat  dibutuhkan. Pertama untuk keperluan mandi. Karena itu, lanjut dia,  pelanggan   dirugikan kalau menerima air berkualitas buruk.

Kendati demikian, menurut Zainudin, aliran air PDAM Sintang lancar. Pelayanan sambungan air memuaskan. Kecuali kualitas airnya. “Kita tak perlu memakai mesin sedot. Kran diputar,  air langsung mengalir. Hanya kualitas air yang kita keluhkan,” katanya.

Terpisah, Direktur PDAM Sintang, Susanti, mengatakan, keluhan pelanggan akan segera ditelusuri. Informasi mengenai kualitas air  dinilai menjadi masukan positif. Kini pihak PDAM memang tengah berupaya memperbaiki kualitas layanan.

Susanti menambahkan, kini PDAM juga telah membuka layanan khusus untuk menerima pengaduan. Segala keluhan dapat disampaikan pelanggan. Baik mengenai kualitas air atau kelancaran aliran air PDAM. “Kita ada call center, untuk menampung aduan,” katanya.

Susanti mengatakan, mengenai kualitas air PDAM dikeluhkan, diduga endapan lumpur berasal dari pipa lama paska penggantian pipa baru. Sambungan tersebut masih menyisakan endapan lumpur dari pipa yang sudah diganti.

Menurut Susanti, kini PDAM lagi meninjau titik kondisi pipa. Kemudian juga tengah menggencarkan razia terhadap pelanggan nakal.