Surat Kecilku Buat Pak Bupati

0
1614
Jubri Hadi (8), siswa Kelas III SD Sungai Rambai terpaksa belajar hanya diterangi lilin. Karena sampai saat ini, kampong yang tidak jauh dari kota Sintang itu belum mendapat layanan listrik negara
Jubri Hadi (8), siswa Kelas III SD Sungai Rambai terpaksa belajar hanya diterangi lilin. Karena sampai saat ini, kampong yang tidak jauh dari kota Sintang itu belum mendapat layanan listrik negara

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Surat kecilku buat Pak Bupati. Itulah judul secarik kertas yang ditulis Jubri Hadi, siswa Sekolah Dasar (SD) 22 Sungai Rambai Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Sintang, Senin (2/2) lalu. Dalam surat dua halaman itu, bocah delapan tahun kelas III SD ini menyuarakan kegundahan hatinya mengenai tidak adanya listrik.

“Karena listrik tidak ada, aku belajar menggunakan lilin. Itupun tidak bisa lama, paling satu jam,” kata Jubri.

Jubri mengaku iri dengan daerah lain yang sudah diterangi listrik. Apalagi, kondisi tersebut sudah berlangsung lama. “Iri lah. Maok juga kayak mereka. Kalau malam tidak gelap lagi. Belajar ndak perlu pakai lilin atau pelita,” ucapnya polos.

Ia mengatakan, ketika dirinya sudah cukup lama belajar, ibunya langsung mematikan lilin dan menyuruh tidur. “Ibu bilang supaya tidak bangun kesiangan. Tapi, ketika masih terjaga atau tertidur usai belajar, kondisinya tetap sama. Gelap gulita,” katanya.

Dalam suratnya, Jubri juga meminta Bupati Sintang memperhatikan daerahnya. Agar, ia dan teman-temanya bisa belajar dan bisa nonton film Tom and Jerry.