Tanpa PLBN, Tugas Polisi Lebih berat

0
1430
Moment peringatan HUT Bhayangkara ke 71 di Kabupaten Sintang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Bupati Sintang Jarot Winarno menyatakan hingga saat ini salah satu Kabupaten perbatasan yang hingga saat ini belum memiliki Pos Lintas Batas Negara(PLBN) sehingga Aparat keamanan khususnya kepolisian ditutut bekerja ekstra dalam pengamanan perbatasan.

“Saya katakan tugas polisi di Kabupaten Sintang lebih berat dibandingkan dengan Kabupaten Lainnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, karena hingga saat ini kita belum memiliki PLBN sementara Kabupaten Lain sudah ada, “ungkap Bupati Sintang Usai bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Peringatan HUT Bhayangkara Sintang kemarin.

Ia mengatakan dengan tidak adanya PLBN tersebut aparat kepolisian dituntut kerja ekstra untuk melakukan pengamanan diwilayah perbatasan yang tidak sedikit pasti banyak jalur tidak resmi yang tentunya praktek  ilegal terjadi

“kalau PLBN sudah ada, dipastikan masyarakat akan melalui jalur resmi, tapi kondisinya saat ini diwilayah perbatasan kita, karena belum ada PLBN tentu banyak jalur tikus yang tentunya rentan akan timbul kejahatan konvensional serta kejahatan trans nasional dan antar negara pun pasti ada, “jelasnya.
Tidak adanya PLBN membuat pintu masuk di perbatasan semakin banyak melalui jalur- jalur setapak, kalau di daerah lainya di Kalbar sudah ada PLBN seperti Kapuas Hulu di Badau, Sanggau Di Entikong sementara desa- desa perbatasan di Sintang yang berbatasan langsung, kata Jarot sangat banyak.

Terpisah, Kapolres Sintang AKBP Sudarmin menyatakan sesuai amanat presiden Polisi  saat ini menghadapi masalah kejahatan teror  yang di tujukan langsung pada  institusi ini, namun menurut Sudarmin Polisi berhasil mengungkap kasus teror terhadap masyarakat dan polisi.

“Sel- sel jaringan telah berhasil  diungkap oleh pihak kepolisian karena peran polres- polres di Indonesia yang mampu bergerak cepat,di Sintang kejahatan teror ini belum ada tapi kita tidak akan under estimate, maka dalam upacara hari ini kita melakukan  penjagaan ketat di setiap pintu masuk dengan aparat bersenjata lengkap dari satuan Brimob,” katanya.

Menanggapi adanya isu adanya sel sel terorisme dari luar negeri di wilayah Kalbar, AKBP Sudarmin menegaskan di Sintang tidak ada namun Polisi tetap mengantisipasi melalui jaringan intelejen dan koordinasi kominda.

“Semua kegiatan masyarakat di Sintang kita monitor, kewaspadaan tetap harus tetap terus ditingkat, kita akan pantau masyarakat melalui pengawasan intelejen,” pungkasnya.