Tergelincir, Bocah SMPN 2 Sintang Tenggelam

0
13943
Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Rico, korban yang tenggelam di sungai Kapuas
Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Rico, korban yang tenggelam di sungai Kapuas

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Kabar tragis dialami oleh Sergius Riko suhwardi(13) pelajar yang duduk dibangku kelas 2 SMPN 2 Sintang tenggelam karena tergelincir saat hendak berenang di Sungai Melawi.

Peristiwa Nahas yang dialami oleh Rico warga jalan Sintang – Pontianak KM 3 gang Bahagia tersebut terjadi, selasa(18/4)sekitar pukul 15.00 Wib. Informasi tenggelamnya bocah tersebut membuat ratusan warga sekitar datang berbodong-bondong kelokasi tempat kejadian perkara.

Bahkan sejumlah pengendara yang melintasi jembatan Melawi berhenti untuk mencari informasi apa yang terjadi. Sehingga, dan seketika membuat arus lalulintas macet total. Sejumlah petugas gabungan terdiri dari Pol Airud Sintang, BPBD, Manggala Agni melakukan pencarian, hingga Tim Basarnas tampak sibuk menyiapkan peralatan untuk melakukan penyelaman.

Pencarian lakukan sejak dikabarkan tenggelam hingga pukul 19.00 Wib tim masih ekstra melakukan pencarian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda bocah tersebut akan ditemukan

Pantauan Media ini dilokasi Kejadian, tangis histeris Ibu Kandung Riko, Ibu Upi Sabina menyelimuti pencarian Riko di bantaran sungai melawi. Didampingi keluarga, dia menunggu kabar pencarian yang terus berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi ketika

Riko dan keempat rekannya sedang memancing di sungai. Usai memancing, korban bersama –sama dengan rekan-rekannya berniat untuk mandi di Sungai Melawi. Namun nahas bagi Rico, dia tergelinci kesungai dan terbawa arus sungai yang cukup kencang dan.

“Dia itu tergelincir saat kami mau mandi, kejadiannya abis waktu Asar tadi, “ungkap Andar. Salah satu rekan Korban kepada Media ini.

Andar bercerita, saat Rico tergelincir, dirinya bersama dua orang temannya sempat berusaha memberikan pertolongan kepada rico dengan cara menarik tanganya. Namun usaha tersebut tidak berhasil diselamatkan karena tubuh korban agak besar dibandingkan dengan rekan-rekannya.

“Karena tak mampu lagi menolongnya, saya pun(Andar-Red) berlari keatas untuk memberitahukan tenggelamnya Rico kepada orang tuanya. “ujar Andar.

Andar juga menyampaikan bahwa Rico bersama dengan Rekan-rekannya tidak ada satu orang pun yang pandai berenang. “kami berempat tidak ada yang bisa berenang, tapi tidak tahu mengapa lalu kami berempat mau berenang kesungai itu, “ujar Andar Penuh tanda Tanya.

Sementara, Orang tua Rico, Ibu Upi Sabina mengakui jika anak Rico memang tidak bisa berenang. “saya juga heran kenapa tiba-tiba anak saya lalu mau berenang padahal sebelum-sebelumnya dia selalu mandi dirumah.

Bahkan, lanjut Ibu Upi Sabina, dengan adanya kabar seperti ini warga yang ada disekitar tempat tinggal saya kaget mendengar kabar anaknya tenggelam. Padahal, sebelum diajak mancing oleh teman-temannya, Rico masih di rumah, menonton televise, “ceritanya.

Dalam suasana haru, ibu kandung korban berharap anaknya segera bisa ditemukan oleh tim gabungan pencarian.