Tongkat Pimpinan Diambil Alih Jarot-Askiman

0
1797
Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Jarot -Askiman Menerima Berkas PImpinan dari Penjabat Bupati Sintang, Alexius Akim
Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Jarot -Askiman Menerima Berkas PImpinan dari Penjabat Bupati Sintang, Alexius Akim

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim secara resmi menyerahkan tongkat kepimpinan Kabupaten Sintang kepada Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam acara serah terima jabatan yang dilaksanakan pada Jumat(26/2) bertempat digedung Pancasila Sintang.

Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Propinsi Kalimantan Barat Herkulana Mewakili Gubernur Kalbar Cornelis mengakui bahwa Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim sudah sukses melaksanakan tugas sebagai penjabat Bupati Sintang khususnya dalam persiapan dan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Sintang.

Herkulana berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk menyatukan kembali seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sintang yang mungkin sempat terpecah dan terkotak-kotak karena berbeda pilihan saat Pilkada yang lalu.

“Saat ini Bapak bukan Bupati tim sukses atau partai pengusung saja tetapi seluruh masyarakat kabupaten sintang. Dengan demikian kepemimpinan baru kabupaten sintang akan mendapatkan dukungan dari masyarakat luas sebagai modal untuk membangun Kabupaten Sintang” pesan Herkulana.

Ia mengingatkan agar dalam mengelola sumber daya alam seperti hutan dan lahan dengan baik, serta bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan di masa yang akan datang” tambah Herkulana.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Penjabat Bupati sintang,   Alexius Akim menyampaikan bahwa proses pergantian jabatan dalam pemerintahan merupakan sesuatu yang biasa untuk menjaga semangat dan tekad dalam menjalan tugas dapat dilakukan.

“Pergantian merupakan amanah dan tugas yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Saya merasa sudah menjalankan tugas yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Kalbar. saya sudah menyelenggarakan tugas pemerintahan, memfasilitasi penyelenggaraan pilkada serta menjaga aparatur sipil negara agar tetap netral dalam Pilkada lalu” ujar Akim.

“Saya ditugaskan sebagai penjabat Bupati. Lanjut Akim, memastikan realisasi APBD Tahun 2015 bisa maksimal dan penyusunan APBD Tahun 2016 dengan baik. Pelaksanaan Pilkada juga ingin saya sukseskan dengan baik dan sudah terbukti pilkada bisa berjalan dengan baik serta menghasilkan pemimpinan yang berkualitas.

Ia juga mengingatkan aparatur sipil negara agar netral dalam pilkada. Semuanya sukses berkat dukungan seluruh masyarakat dan jajaran Pemkab Sintang.

“Pesan saya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sintang agar melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan pemimpin sebelumnya agar tercipta akeselarsi pembangunan. Bangunlah koordinasi pemerintahan yang efektif dengan pemerintahan diatasnya baik propinsi maupun pusat. Begitu juga lintas sektoral. Jaga kekompakan dalam tubuh birokrasi untuk menjadi energi membangun Kabupaten Sintang. Saya lega dan bersyukur serah terima jabatan ini bisa dilaksanakan. Saya mohon maaf kepada semua pihak jika selama menjadi Penjabat Bupati Sintang, saya sudah melakukan kesalahan yang disengaja ataupun tidak disengaja” tambah Alexius Akim.

Sementara Bupati Sintan Jarot Winarno menyampaikan rasa syukurnya karena telah diberikan amanah oleh rakyat untuk membangun kabupaten sintang 5 tahun ke depan.

“Tugas itu memang berat mengingat kondisi Kabupaten Sintang yang kompleks seperti rusaknya infrastruktur dan  lesunya ekonomi. Kami ingin merangkul semua pihak dan mengajak semua yang mencintai Kabupaten Sintang untuk bersama-sama membangun daerah ini. Pembangunan Kabupaten Sintang harus dilanjutkan dengan memberikan penekanan pada beberapa bidang yang sangat penting.

Kami memerlukan koordinasi, masukan, kritik yang membangun, dan kerjasama untuk juga membangun kabupaten sintang. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kami dan berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan pilkada. Kami menilai Penjabat Bupati Sintang sudah mampu melaksanakan Pilkada dengan baik.

Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih menjadi target kami, efisiensi anggaran dan pengawasan internal akan diperkuat. Kami tidak akan bekerja dibelakang meja saja tetapi serius bekerja dan akan terus bekerja” tegas Jarot Winarno.