Traffic Light Dalam kota Tak Berfungsi

0
1332

LINTASKAPUAS.COM,KAPUAS HULU-Satu-satunya traffic light dalam Kota Putussibau, tepatnya di perempatan Jalan Komyos Sudarso yang dibangun Pemprov Kalbar sejak empat tahun lalu hingga kini tidak difungsikan. Kendati demikian traffic lightI tersebut tidak berpengaruh terhadap pengaturan lalulintas dalam kota yang memang belum layak ada traffic light karena lalulintas belum padat layaknya kota-kota lainnya.

Seperti yang di ungkapkan Kapolres Kapuas Hulu AKBP Mahyudi Nazriansyah SIK, walaupun belum berfungsi, kondisi tersebut tidak mengganggu kelancaran berlalu lintas.“Masalah rambu-rambu, termasuk traffic light telah kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan, karena yang memiliki wewenang mereka. Kami hanya bisa memberikan saran dan masukan,” terangnya belum lama ini.

Dikatakannya, kondisi jalan raya di Kapuas hulu sangat jauh dari kesan macet, mungkin dari itu lah Dishub belum menyalakan traffic light. Bukan berarti di lokasi tersebut tidak perlukan traffic light. Bila traffic light tersebut difungsikan, akan lebih baik lagi. Asalkan disesuaikan dengan kondisi jalan yang ada dan yang penting adalah kepolisian selalu siap, baik di pagi hari maupun saat-saat ramai.

Menurut Mahyudi, kesadaran masyarakat Kapuas Hulu saat berlalu lintas semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari jauh menurunnya jumlah kasus kecelakaan dari tahun sebelumnya. Pasalnya,pada tahun 2014 lalu, hanya 22 kasus, menurun dibanding tahun 2013 yang mencapai 45 kasus. “Jumlah kecelakaan, korban meninggal dunia dan kerugian materil semua menurun drastis,” terang Mahyudi.

Kapolres berharap, kesadaran masyarakat ini terus tumbuh. Hal ini tidak lepas dari langkah-langkah yang selama ini dilakukan kepolisian, baik melalui Satlantas, Binmas dan Kapolsek. Sosialisasi tertib berlalu lintas ke sekolah-sekolah, terutama ke SMP dan SMA terus dilakukan. Pelajar SMP dan SMA jadi target sosialisasi, lantaran beberapa kasus kecelakaan lalulintas didominasi kalangan pelajar ini.

Dikatakannya, anak-anak pelajar yang menggunakan sepeda motor jelas-jelas masih belum memiliki SIM. Hal ini diperparah lagi mereka kerap tidak menggunakan atribut dan kelengkapan kendaraan yang benar. Belum lagi emosional mereka masih labil, sehingga riskan bila mengendarai kenderaan sendiri. “Mereka cenderung melakukan kebut-kebutan dan melanggar peraturan,” terangnya