Yakin Kapuas Hulu Bebas Rabies

0
1292

LINTASKAPUAS.COM,KAPUAS HULU-Kepala Dinas Pertanian tanaman pangan dan peternakan (Distanak) kabupaten kapuas Hulu Drs Abdurrasyid MM oftimis kabupaten bebas dari wabah rabies. Namun demikian Distanak tetap melakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini dan meminta masyarakat segera melaporkan jika ada ditemukan adanya ajing rabies, jika itu anjing liar lebih baik di tembak saja.

“Kapuas Hulu ini masih aman dari rabies, bahkan secara umum Kalbar ini aman dari rabies, hanya saja untuk daerah ketapang dan melawi yang ada terkena rabies itu, sumbernya dari kabupaten tetangga. Kami tetap monitor dan meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap adanya kemungkinan serangan anjing-anjing liar pembawa virus rabies,” tutur Abdurrayid, siang kemarin.

Karena kapuas hulu masih aman dari rabies, kata Abdurrayid, pihaknya belum meminta vaksin pada pemerintah provinsi. “Vaksin rabies staby di provinsi, kalau diminta pasti langsung distribusikan,” kata mantan kepala DPPKAD Kapuas hulu ini. Anjing-anjing pembawa rabies dari kabupaten tetangga menyeberang sungai dan perkbukitan di perbatasan provinsi, untuk kapuas hulu belum ditemukan.

“Untuk kapuas hulu daerahnya luas dan jauh antara desa provinsi kalteng dengan kalbar, khususnya kapuas hulu. Medanya berat, bernbukit-bukit dan harus melintasi arus yang deras seperti di hulu kapuas,” terang Rasyid. Walapun dinyatakan masih bebas dari anjing rabies, masyarakat yang ada memlihara anjing rabies mesti waspada dengan selalu memperhatikan kondisi fisik pelioharaannya.

Jika ditemukan dan terjadi, kata Rasyid, Distanak akan melakukan lokalisir, jangan sampai menyebar ke daerah lain, sehingga meluas. “Yang sudah ditemukan rata-rata anjing liar yang lepas di dalam hutan. Anjing-anjing ini biasanya menyerang orang atau binatang lain,” jelasnya. Penularan rabies tidak saja dari anjing, jenis-jenis binatang lain bisa terinfeksi rabies, misalnya kucing juga bisa rabies.

Mantan camat Boyan Tanjung ini juga mengatakan, daerah kapuas hulu yang berbatas langsung dengan provinsi tetangga adalah kawasan hulu kapuas kecamatan Putussibau dan kecamatan silat hulu. Hanya saja pemukiman penduduk dua kalteng, kaltim dan kalbar yang berbatas langsung cukup jauh, sehingga anjing-anjing liar tidak mungkin berani menyeberang hutan dan sungai yang ada