
LINTASKAPUAS I KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang, H. Farhan, menghadiri acara wisuda tahfidz Qur’an Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Tilawatil Qur’an angkatan ke-2, Minggu (4/4/2021) di Aula Dinas Pertanian Ketapang.
Dalam sambutanya Wabub Ketapang, H. Farhan mengatakan, kegiatan wisuda santri TPQ mempunyai arti penting dalam membentuk kepribadian anak dalam kehidupan beragama, karena TPQ merupakan salah satu tempat mendidik dan membina anak untuk memperdalam isi kandungan Al-Qur’an.
“Al-Qur’an tidak saja hanya sekedar dibaca, tetapi diharuskan untuk memahami dan mengamalkan dari isi bacaan setiap ayatnya,” kata H. Farhan.
Lanjut H. Farhan menuturkan, bahwa TPQ telah tumbuh dan berkembang hingga di desa-desa sebagai wadah peningkatan dari cara pengajaran dan membaca Al-Qur’an.
“Bangsa kita memang memerlukan generasi muda yang maju dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi, akan tetapi kemajuan harus diimbangi dengan pengetahuan di bidang keagamaan,” tuturnya.
H. Farhan menilai, bertambahnya setiap tahun jumlah Tahfidz Qur’an, menunjukkan bahwa kesadaran orang tua dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anaknya sudah menjadi kebutuhan.
“Peran serta orang tua sangat penting dalam upaya meningkatkan pendidikan agama, karena pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan guru, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama orang tua dan masyarakat,” tegasnya.
H. Farhan berpesan, kepada anak-anak agar taat dan patuh kepada pemimpin guru dan orang tua serta terus meningkatkan prestasi belajar sehingga menjadi anak yang soleh dan soleha.
“Untuk itu saya ucapkan selamat kepada anak-anakku yang pada hari ini melaksanakan wisuda,” ucapnya.
Sementara itu, pimpiman TPQ Tilawatil Qur’an, ustadz Dedy Susanto mengatakan, wisuda Tahfidz Qur’an ini diikuti oleh 34 santri mulai dari tingkat TKA, TPA, TQA.
“Wisuda Tahfidz Quran Juz 30, serta 2 juz baik tingkat TKA, TPA, dan TQA yang diikuti sejumlah 34 santri di tingkat TKA sebanyak 7 santri, tingkat TPA sebanyak 18 sentri, tingkat TQA 1 juz 10 santri dan 2 juz sebanyak 2 orang santri,” paparnya.
Selain itu ustadz Dedy Susanto juga
berpesan kepada santri agar selalu menjaga hafalan dan lanjutkan menghafal juz dalam Alquran, sehingga Ilmu yang didapat dapat diajarkan ke adik adik dan teman teman yang lain.
“Jaga baik diri keluarga dan nama baik sekolah di manapun berada,” tutupnya. (Agsfy)










