Diduga Cekcok Keluarga, Mahasiswa Asal Medan Nekat Gantung Diri

0
596
Anggota Reskrim Polres Ketapang saat melakukan olah TKP. (Ist)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Warga Gang Seledri, Jalan Sungai Karya, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang diduga meninggal akibat gantung diri di sebuah rumah milik warga yang sedang direnovasi, Minggu, (8/8/2021).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kasat Reskrim AKP Primastya, membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa penemuan mayat yang diduga gantung diri di sebuah rumah di Gang Seledri Jalan Sungai Karya Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang tersebut.

“Benar bahwa telah terjadi peristiwa gantung diri dimana kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh saudara Rustam Efendi Simarmata yang merupakan abang ipar dari korban,” ujar Primas Senin (9/8) siang.

Lanjut Primas menjelaskan, Adapun kronologi kejadian menurut keterangan saudari Rismauli Sinaga yakni kakak kandung Korban, bahwa pada hari minggu 08 agustus 2021 sekira pukul 08.00 Wib, ia sempat memarahi korban karena tidak mau kuliah, korban yang tidak terima dimarahi oleh kakaknya sempat membanting handphonenya. Kemudian setelah itu korban langsung pergi keluar rumah.

Selang beberapa waktu atau sekira pukul 09.00 wib, Saudara Rustam Efendi Simarmata mendatangi rumahnya yang sedang direhab yang beralamat di Gang Seledri Jalan Sungai Karya Kelurahan Mulia Baru, dan menemukan pintu depan rumahnya terkunci dari dalam, ia lalu mencoba masuk dari pintu belakang dan terkejut menemukan korban sudah tergeletak di lantai dengan posisi terlentang dan leher masih terlilit dengan kabel yang sudah putus serta dengan kondisi sudah meninggal dunia.

“Korban sendiri bernama Robi Hardiansah Sinaga berjenis kelamin laki-laki kurang lebih usianya 23 tahun yang mana korban merupakan seorang mahasiswa, terkait penemuan mayat ini ditemukan oleh keluarga korban sendiri yakni kakak ipar dari korban,” papar Primas.

Primas menambahkan, Setelah dilakukan olah TKP, selanjutnya jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga tanpa dilakukan visum karena keluarga menolak untuk dilakukan visum yang mana menurut pihak keluarga, jenazah akan langsung dibawa ke medan untuk dilakukan pemakaman.

“Dugaan sementara korban melakukan tindakan bunuh diri dikarenakan adanya permasalahan dalam keluarga,” tukasnya. (Agsfy)