
Saat dikonfirmasi, Kapolsek MHS, Ipda Meinardus Yudiansah mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya guna memonitoring ketinggian debit air di wilayah hukum.
“Kegiatan monitoring ini guna memantau langsung ketinggian air banjir yang melanda Desa Sungai Pelang, Desa Sungai Besar dan sebagaian Desa Sungai Bakau,” kata Mei Kamis (20/10) sore.
Mei melanjutkan, selain melakukan monitoring pihaknya juga ikut serta bergotong royong membangun jembatan akses rumah warga sebagai jalur evakuasi.
“Tadi kita bersama-sama warga Dusun 4 Kanalisasi Desa Sungai Pelang, melakukan gotong royong membangun jembatan akses di rumah warga yang terdampak banjir, agar mempermudah evakuasi,” akunya.
Mei menjelaskan, selain melakukan monitoring ke Desa Sungai Pelang, pihaknya juga melakukan pemantauan debit air di Desa Sungai Besar dan Desa Sungai Bakau.
“Untuk debit air di Dusun 4 dan Dusun 2 Desa Sungai Pelang ketinggian air masih mencapai 70 hingga 100 cm, dengan jumlah rumah yang terdampak banjir sejumlah 133 rumah, dengan jumlah KK 199 atau 523 orang. Dan untuk warga yang mengungsi sudah 14 KK dengan jumlah orang 47 orang. Dalam kegiatan minitoring ini juga kita menyalurkan 373 paket sembako kepada warga,” paparnya.
Mei menambahkan, untuk ketinggian air yang berada di 2 dusun di desa Sungai Besar yang berbatasan dengan Desa Sungai Bakau ketinggian air berkisar 10 hingga 50 cm.
“Untuk Ketinggian air di Dusun Kalimas dan Dusun Kanal Desa Sungai Besar yang berbatasan langsung dengan Desa Sungai Bakau ketinggian air masih 10 hingga 50 cm, sehingga masyarakat setempat masih bisa beraktifitas seperti biasa,” tukasnya.
Untuk diketahui, dalam kegiatan monitoring Kapolsek MHS juga menerima penyerahan Bansos dari Koperasi Perkebunan Pelang Sejahtera di Pokso Terpadu. Dengan rincian Bansos berupa: Beras sebanyak 150 Kg, Telur sebanyak 300 Butir, Sarden 13 Dus dan Mie Instan sebanyak 30 dus.
(Ags)










