Saturday, October 3, 2026

UT Pontianak Gelar OSMB-WT dan PKBJJ-KU, Unggul dan Kuliah Fleksibel Mahasiswa UT Ketapang Tertinggi di Kalbar

0
371
Sesi Foto Bersama Saat Kegiatan OSMB dan PKBJJ. (Foto Ags)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Universitas Terbuka (UT) Pontianak menggelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru – Workshop Tugas (OSMB-WT) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh – Klinik Ujian (PKBJJ-KU) program Diploma dan Sarjana di ruang Aula SMK Negeri 2 Ketapang, Sabtu (30/8/2025), pagi. Dalam kegiatan ini juga dipaparkan pelayanan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT). Deti Muslaini dan Lilik Trianto.

Foto: Ratusan Mahasiswa UT saat Mengikuti Materi OSMB. (Foto Ags)

Dalam sambutannya, Manager Marketing dan Registrasi UT Pontianak, Fahriansyah mangatakan Kegiatan OSMB merupakan bekal awal para mahasiswa mengenai tentang UT mulai dari prosedur awal hingga akhir kelulusan. Sementara PKBJJ merupakan prosedur sistem belajar online.

“OSMB ini merupakan pengenalan kepada mahasiswa apa-apa saja yang mereka harus persiapkan selama berkuliah di UT, mulai dari prosedur awal hingga akhir kelulusan mereka,” katanya.

Lanjutnya, sementara PKBJJ merupakan pengenalan prosedur sistem pembelajaran online yang lebih banyak flexsibel yang mana hal ini akan dilakukan di Salut mereka masing-masing.

“UT itu mahasiswanya belajar mandiri artinya, belajar dengan motivasi, prakarsa dan disiplin. Tetapi, UT membuat metode untuk mempermudah mahasiswa berkuliah,” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas peningkatan mahasiswa UT di Ketapang yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Saya apresiasi peningkatan mahasiswa UT yang ada di Ketapang, karena Ketapang merupakan peringkat paling tinggi mahasiswa UT se-kalimantan Barat,” ucapnya.

Selain itu, Dirinya berharap adanya Salut semakin banyak orang yang ingin berkuliah di UT.

Sementara itu, Pengurus Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut), Lilik Trianto mengatakan, bahwa kegiatan OSMB-WT dan PKBJJ-KU dalam rangka memberikan materi atau pelatihan kepada mahasiswa baru di universitas terbuka atau di Salut.

“Kegiatan ini untuk memberikan materi atau pelatihan kepada mahasiswa baru Universitas Terbuka Pontianak yang ada di Ketapang,” katanya.

Dirinya menjelaskan, bahwa perkuliahan di UT sudah banyak kemajuan, menurutnya Salut menjadi sarana untuk mempermudah mahasiswa dalam proses pembelajaran pada saat kuliah.

“Tahun ini ada 406 mahasiswa baru yang masuk UT, ini menunjukan angka kenaikan jumlah dibanding tahun lalu yang hanya berkisar 300 lebih mahasiswa,” ungkapnya.

Jadi, lanjutnya, Perkuliahan di UT itu tidak mahal, namun tetap berkualitas, apalagi kita sekarang sudah menyediakan Salut, yang akan melayani para mahasiswa, dan khusus mahasiswa di Salut akan mendapat layanan plus, namun untuk mahasiswa mandiri kita juga tetap layani.

Lilik memaparkan, Salut merupakan rumah kedua untuk kenyamanan para mahasiswa dalam berkuliah, karena selain memberikan layanan untuk informasi dan pembelajaran, salut juga menyediakan alat penunjang untuk kuliah.

“Selain menyediakan Wifi, Laptop dan Komputer, di Salut ini, kita memberikan bimbingan khusus untuk persiapan ujian, apalagi saat ini yang menjadi kendala mahasiswa itu adalah nilai,” tuturnya.

“Dengan adanya Salut, jadi mahasiswa tidak perlu lagi ke UT Pontianak, jadi cukup datang ke Salut aja untuk menyampaikan permasalahannya, karena sesuai moto Salut, Memberikan Pelayanan Sepenuh Hati,” timpalnya.

Sementara itu, Salah satu Mahasiswa UT, Hendra Pratama, mengatakan, memakai Almamater UT merupakan kebanggaan tersendiri bagi dirinya.

Sebelumnya Alumnus SMK Negeri 1 Ketapang itu sempat menganggur satu tahun usai kelulusannya dan lebih memilih bekerja. Namun seiring waktu berjalan dirinya ingin berkuliah di UT
yang menjadi suatu Impiannya untuk menggapai gelar sarjana.

“Awalnya, saya tidak yakin bisa berkuliah, namun setelah saya mengetahui adanya UT dengan segala kemudahan dan keringanan biaya, untuk itu saya yakin bisa menggapai cita-cita saya menjadi seorang sarjana, jadi memakai almamater ini merupakan kebanggaan buat diri saya,” akunya.

Sebagai anak laki-laki dengan keterbatasan ekonomi keluarga, Hendra ingin menjadi seseorang yang mandiri dengan cara berkuliah sambil bekerja.

Kenapa memilih UT? “Kuliah di UT itu
fleksibel, kita bisa menyesuaikan waktu kuliah dan bekerja,” nilainya.

Sementara itu, dalam penyampaian materinya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Dr. H. Ucup Supriatna mengajak seluruh mahasiswa yang hadir harus menjadi mahasiswa yang maju.

“Jadi mahasiswa itu harus maju, karena majunya suatu negara atau daerah tersebut tergantung Sumber Daya Manusianya (SDM),” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Kepala sekolah SMKN 2. Ketua Pokjar, Ketua Salut dan Staf UT Pontianak serta ratusan mahasiswa baru.

(Ags)

error: Content is protected !!