Monday, October 5, 2026

RSUD Agoesdjam Resmi Launching Layanan Cathlab, Pasien Penyakit Jantung Sudah Ditanggung BPJS Kesehatan

0
310
Foto: Bupati Ketapang saat memberikan sambutan di kegiatan Launcing Cathlab di Aula RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. (Foto Ags)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) resmi dilaunching di Aula RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Selasa (2/9/2025. Kabar baiknya, mulai 1 September 2025 layanan ini sudah sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya dalam mendapatkan penanganan penyakit jantung.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan, dr. Elsa Novelia, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa layanan cathlab kini telah masuk dalam jaminan BPJS.

“Masyarakat tidak perlu lagi cemas terkait biaya karena semua sudah ditanggung BPJS Kesehatan. RSUD Agoesdjam menjadi rumah sakit rujukan dengan layanan cathlab yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, ada 14 pelayanan skrining kesehatan yang dicover oleh BPJS Kesehatan mulai dari penyakit Diabetes, Paru-paru, Jantung dan lain sebagainya. Kendatipun demikian, dirinya lebih meminta masayakat agar tetap protek terhadap kesehatan.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, dr. Feria Kowira, menjelaskan bahwa Ketapang menjadi kabupaten/kota kedua di Kalimantan Barat yang memiliki layanan cathlab.

“Per tanggal 1 September layanan ini sudah resmi dijamin BPJS. Saat ini terdapat sekitar 200 pasien yang telah mendaftar dan menunggu giliran, yang akan kita sesuaikan dengan skala prioritas. Dua tahun kami berjuang agar layanan ini bisa ditanggung BPJS, dan akhirnya tercapai. SDM kita, baik dokter maupun perawat, juga sudah dilatih secara khusus sehingga masyarakat bisa merasa tenang,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas beroperasinya layanan ini.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi jajaran RSUD dr. Agoesdjam. Kehadiran layanan cathlab ini jelas sangat membantu masyarakat Ketapang, ucapnya.

Menurut Bupati, RSUD adalah wajah pelayanan pemerintah daerah, maka kualitasnya harus terus ditingkatkan.

“Ke depan, kita juga menargetkan tidak ada lagi puskesmas yang pelayanannya tidak baik di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang,” tegasnya.

Kendatipun dengan adanya layanan penyakit jantung ini, Bupati mengimbau masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat.

“Alat ini hanya untuk masyarakat yang kurang beruntung, jadi jangan sampai dengan adanya alat ini (cathlab-red) kita tidak menjaga kesehatan kita, intinya kita harus utamakan pola hidup sehat, jangan sampai alat ini, banyak masyarakat menggunakannya,” imbaunya.

(Ags)

error: Content is protected !!