Saturday, October 3, 2026

Kecelakaan Kerja di PLTU Ketapang Selalu Memakan Korban Jiwa, Manajemen PLTU Bungkam Terkait SOP K3

0
323
Foto Ilustasi Manajemen PLTU Ketapang Bungkam terkait SOP K3. (Foto Ags AI)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Insiden kecelakaan Kerja di PLTU Ketapang pada Rabu (21/01), kemarin yang mengakibatkan dua orang pekerja kehilangan nyawa sementara dua lainnya selamat, menjadi pertanyaan besar terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh pihak manajemen perusahaan.

Pasalnya, setiap kejadian kecelakaan kerja di perusahaan tersebut selalu memakan korban jiwa.

Ironisnya, insiden kecelakaan ini terjadi berulang kali. Diduga, tidak adanya penerapan SOP K3 yang benar oleh pihak perusahaan.

Hal ini terbukti dengan tidak tersedianya ambulans milik perusahaan saat proses evakuasi korban pertama dilakukan.

Kondisi ini menunjukkan lemahnya penerapan standar K3, terutama mengingat area kerja PLTU memiliki tingkat risiko tinggi.

Salah satu warga Desa Sukabangun Dalam, Ruji (38) yang berada di Kawasan PLTU Ketapang mengatakan korban kecelakan dievakuasi menggunakan mobil pribadi, buka Ambulans.

“Ambulans perusahaan tidak ada. Seharusnya untuk tempat kerja seperti ini, ambulans selalu siap. Korban yang dievakuasi pertama malah dibawa menggunakan mobil biasa,” katanya.

Terkait SOP K3 ini pun, pihak manajemen perusahaan hingga kini masih bungkam. Beberapa pertanyaan yang diajukan wartawan melaui via chat whatsaap tidak dijawab.

(Ags)

error: Content is protected !!