
LINTASKAPUAS I KETAPANG – Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) Ketapang 2026 resmi dibuka oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo di Lapangan Olahraga RT 002, Desa Mensubang, Kecamatan Nanga Tayap, Rabu (1/7/2026) malam.
Momen ini menjadi sejarah baru bagi warga setempat karena untuk pertama kalinya Desa Mensubang dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan budaya tingkat kabupaten tersebut.
Agenda tahunan yang diinisiasi oleh Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Nanga Tayap ini mengusung tema “Dari Tepian Pawan Membangun Peradaban”.
Inisiatif ini dihadirkan sebagai wadah merawat jati diri, memperkokoh persatuan, serta memantik kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan tradisi Melayu.
Acara yang berlangsung selama empat hari, hingga Sabtu (4/7/2026), diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan perlombaan tradisional.
Beberapa agenda yang digelar meliputi, Lomba Dendang Melayu, Syair Gulung, dan Peragaan Busana Melayu.
Selain itu juga dirangkai dengan Permainan Ketangkasan Pangkak dan Uri Gasing, serta Lomba Sampan Bidar.
Kemudian juga diisi dengan Lomba Masak Masakan Khas Melayu dan pameran stan UMKM lokal untuk menggerakkan roda ekonomi warga.
Dalam sambutannya, Bupati berharap Penyelenggaraan PSBM 2026 tidak hanya menjadi sarana melestarikan budaya di kalangan generasi muda, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga, mendorong ekosistem ekonomi kreatif, serta mempromosikan potensi pariwisata budaya di Kabupaten Ketapang.
(Ags)










