Saturday, October 3, 2026

Pertandingan Gaple dan Remi Box AJK CUP, Diserbu Antusiasme Masyarakat

0
17
Foto: Ketua AJK, Theo Bernadhi saat ikut Berpartisipasi dalam Pertandingan Remi Box. (Foto Ags)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) menggelar Pertandingan Gaple dan Remi Box di Gedung Pancasila, Ketapang.
Kegiatan kemasyarakatan ini diselenggarakan oleh AJK dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 20 hingga 21 Agustus 2026.

​

Kemeriahan acara terpancar dari antusiasme peserta yang memadati lokasi pertandingan sejak hari pertama.

Turnamen tradisi rakyat ini digelar tidak hanya sebagai sarana kompetisi, melainkan juga untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk semangat kebersamaan, serta memperkuat solidaritas antarelemen masyarakat dan jurnalis di Kabupaten Ketapang dalam nuansa perayaan kemerdekaan.

​Ketua AJK Theo Bernadhi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif insan pers dalam menyemarakkan HUT ke-81 RI dengan kegiatan yang inklusif dan merakyat.

​”Melalui Pertandingan Gaple dan Remi Box ini, kami ingin membangun ruang silaturahmi yang hangat dan penuh keakraban di antara sesama warga maupun dengan para jurnalis. Semangat kemerdekaan hendaknya kita perkuat dengan kebersamaan, sportivitas, serta rasa persatuan yang kokoh di Ketapang,” ujar Theo Bernadhi.

​Theo berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk saling berinteraksi, bertukar pikiran, dan mempererat hubungan kemitraan dengan media secara lebih dekat dan humanis.

Theo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Ketapang yang belum dapat berpartisipasi dalam Pertandingan Gaple dan Remi Box dalam rangka HUT ke-81 RI.
Hal ini disebabkan oleh kuota pendaftaran yang telah terpenuhi dalam waktu singkat akibat tingginya antusiasme warga.

​Ia menjelaskan bahwa pembatasan slot peserta dilakukan demi menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kelancaran jalannya pertandingan selama dua hari di Gedung Pancasila.
​
​”Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan rekan-rekan yang belum sempat mendaftar atau tidak mendapatkan slot peserta. Antusiasme masyarakat sungguh di luar ekspektasi kami, namun karena keterbatasan kapasitas tempat dan waktu pelaksanaan, kami harus membatasi jumlah peserta agar pertandingan tetap berjalan tertib dan kondusif,” ucap Theo

​Ia juga mengapresiasi dukungan besar dari warga Ketapang dan berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali dengan skala yang lebih luas di masa mendatang.
​
​”InsyaAllah, besarnya minat ini menjadi catatan dan evaluasi penting bagi AJK. Ke depan, kami akan mengupayakan agenda serupa dengan kapasitas yang lebih besar agar bisa menampung lebih banyak warga yang ingin bersilaturahmi dan berpartisipasi,” pungkasnya.

(Ags)

error: Content is protected !!