LINTASKAPUAS | SINTANG — Dengan peta pembangunan yang sudah disiapkan, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala tidak menyia-nyiakan kesempatan saat kunjungan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus ke Pendopo Bupati Sintang, Rabu (21/10/2026). Di hadapan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan jajaran Forkopimda, ia langsung mengusulkan 14 prioritas pembangunan yang dinilai tidak mungkin dibiayai hanya dari APBD Kabupaten Sintang.
Bupati Bala tampil sebagai pengusul utama agenda pembangunan daerah. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan APBN yang telah mengalir ke Sintang, tetapi sekaligus menegaskan bahwa kebutuhan daerah masih besar, terutama di sektor infrastruktur dasar.
“Kami masih memerlukan alokasi dana dari APBN untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Sintang. Kami mengusulkan 14 prioritas pembangunan yang dibutuhkan Kabupaten Sintang dan tidak mampu dibiayai dari APBD,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.
Jalan, Jembatan, hingga Rumah Sakit
Dalam paparannya, Bupati Bala menempatkan konektivitas sebagai urusan utama. Usulan itu mencakup perubahan status jalan kabupaten dan provinsi, peningkatan jalan dan jembatan, penanganan ruas jalan nasional Simpang Tugu Jam dan MT Haryono, serta pelebaran jalan nasional dari Sekadau hingga Silat, Kapuas Hulu.
Ia juga mengusulkan pelebaran Jalan Lintas Melawi, pembangunan duplikat Jembatan Melawi, penyelesaian Jembatan Ketungau, serta pembangunan jembatan rangka baja di Sungai Inggar dan Sungai Sekapat. Bagi Bupati Bala, pembangunan jalan dan jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan pintu akses ekonomi dan pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah Sintang.
Agenda lain yang diusulkan meliputi penanganan tanah longsor dan penguatan tebing sungai di Kampung Ladang dan Tanjungpuri, bantuan stimulan rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor skala besar, peningkatan SPAM atau perpipaan, pembangunan RSUD AM Djoen Sintang, pengembangan PLBN Sungai Kelik, hingga pembangunan TPA.
Harapan 70–80 Persen Usulan Diserap
Bupati Bala tidak berhenti pada daftar usulan. Ia meminta Ketua Komisi V DPR RI dan pemerintah pusat menyerap sebagian besar aspirasi yang dibawa Pemkab Sintang.
“Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sintang berharap kepada Ketua Komisi V DPR RI dan pemerintah pusat untuk bisa mengakomodir 70 sampai 80 persen usulan masyarakat dan Pemkab Sintang. Dokumen usulan kami akan diserahkan kepada Pak Lasarus,” kata Bala.
Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti, Sekretaris Daerah Kartiyus, serta jajaran Pemkab Sintang. Kehadiran mereka menegaskan bahwa 14 usulan itu bukan keinginan pribadi Bupati, melainkan agenda bersama pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Sintang.
Kini, dokumen usulan telah diserahkan ke tangan Lasarus. Bagi Bupati Bala, langkah berikutnya adalah memastikan daftar panjang itu tidak berhenti sebagai usulan, tetapi berubah menjadi anggaran dan pembangunan nyata di Sintang.










