Tuesday, October 27, 2026

Dukung Penanganan Karhutla PT BGA, Kapolsek Nanga Tayap: Langkah Perusahaan Sejalan dengan Pemerintah

0
50
Caption: Kapolsek Nanga Tayap bersama Pihak PT BGA saat di lokasi Karhutla. (Foto Ist)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selalu perlu diantisipasi ketika kemarau datang, termasuk di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

 

Sepanjang kemarau yang berlangsung dari Juli hingga Oktober, PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menangani karhutla dengan cara yang dinilai rapi, terkoordinasi, dan searah dengan kebijakan pemerintah. Langkah tersebut memperoleh dukungan dari Kapolsek Nanga Tayap, Iptu Martin Nababan.

 

Pada rentang Juli sampai Oktober, lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan merambat. Keadaan ini menuntut kesiagaan sekaligus tindakan cepat dari banyak pihak.

 

Dalam situasi itu, PT BGA tidak hanya bersiap di internal perusahaan. Pihak perusahaan juga menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan Forkompimcam di sekitar lokasi. Koordinasi tersebut bertujuan menyamakan informasi, membagi tugas di lapangan, dan memastikan seluruh langkah penanganan sesuai ketentuan.

 

Bantuan perusahaan hadir dalam tiga bentuk:

 

Pertama, pembagian perlengkapan pemadam, antara lain mesin pompa dan pipa air, guna membantu pemadaman di daerah sekitar.

 

Kedua, penyaluran tandon dan air bersih bagi warga, ditambah pembangunan embung sebagai simpanan air ketika api muncul pada kemarau yang minim air.

 

Ketiga, keterlibatan perusahaan memadamkan api secara langsung bersama pihak-pihak terkait.

Bantuan itu dinilai sangat bermanfaat.

 

Mesin dan pipa air mempercepat pemadaman, sementara embung menjaga pasokan air agar tidak bergantung pada sumber yang bisa surut di puncak kemarau.

 

Kehadiran personel perusahaan di lapangan juga menambah kekuatan bagi kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.

 

Kapolsek Nanga Tayap Iptu Martin Nababan mengatakan Komunikasi bersama pihak BGA berjalan lancar, Selaras Kebijakan Pemerintah. Ia menilai penanganan karhutla oleh perusahaan telah searah dengan kebijakan pemerintah, mulai dari koordinasi bersama aparat dan pemerintah setempat sampai dukungan di lapangan.

 

“Polsek Nanga Tayap mengucapkan terima kasih kepada PT BGA yang peduli dan ikut membantu menangani karhutla. Komunikasi berjalan lancar, dan langkah perusahaan sudah sejalan dengan kebijakan pemerintah. Harapan kami, kerja sama ini bisa terus dipertahankan,” ujar Iptu Martin Nababan

 

Menurut Kapolsek, hubungan kerja yang baik antara perusahaan dan aparat merupakan bagian penting dari upaya menangani karhutla, sebab pencegahan dan penanggulangannya menuntut ketaatan pada aturan, kesiagaan, dan kerja sama banyak pihak. Dengan cara itu, kerugian bagi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kegiatan ekonomi warga dapat diperkecil.

 

“Dampak karhutla sangat luas, mulai dari rusaknya ekosistem, sesak napas akibat kabut asap, terhambatnya kegiatan harian, hingga kerugian ekonomi. Oleh karena itu, kebersamaan antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi penentu agar kejadian serupa bisa ditangani lebih cepat dan dicegah sejak dini,” tegasnya.

 

Ke depan, lanjut Nababan, kerja sama yang sudah terbentuk di Nanga Tayap diharapkan terus dijaga dan ditingkatkan, termasuk lewat patroli, sosialisasi, dan kesiapan peralatan selama kemarau.

 

“Dengan kerja sama yang kokoh, Nanga Tayap diharapkan terhindar dari dampak karhutla yang lebih parah dan warga dapat menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman,” pungkas Nababan.

 

(Ags)

error: Content is protected !!