
LINTASKAPUAS I KETAPANG –
Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat infrastruktur daerah memasuki babak baru. Kehadiran langsung Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang Tahun 2027, Kamis (9/4/2026), menjadi sinyal kuat bahwa Ketapang merupakan titik vital dalam peta pembangunan provinsi.
Berlangsung di Kantor Bupati Ketapang, kehadiran orang nomor satu di Kalbar ini dinilai sebagai langkah konkret harmonisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan daerah. Dengan fokus utamanya adalah mempercepat konektivitas wilayah guna menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut baik kehadiran Gubernur yang dianggap memberikan suntikan moral dan semangat baru bagi jajaran aparatur di daerah. Setelah pada tahun sebelumnya Musrenbang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), kehadiran fisik Gubernur tahun ini membawa pesan politis dan administratif yang mendalam.
”Kehadiran Pak Gubernur sudah sangat kami nantikan. Jika tahun lalu diwakili oleh Pak Sekda, tahun ini kehadiran beliau secara langsung memberikan arti khusus bagi kami. Ini adalah bentuk dukungan nyata bagi pembangunan di Ketapang,” ujar Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dalam sambutannya.
Salah satu agenda krusial dalam kunjungan ini adalah rencana peninjauan lapangan yang akan dilakukan Gubernur di ruas jalan Ketapang–Kendawangan, khususnya di kawasan Desa Sei Nanjung. Yang mana jalur strategis ini sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial karena kondisinya yang memengaruhi mobilitas warga serta arus logistik.
”Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri”. Dengan kolaborasi yang solid, proyek strategis tahun 2027 diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan minim hambatan birokrasi.
Membangun dari Pinggiran
Musrenbang RKPD 2027 ini ditegaskan bukan sekadar seremonial rutin tahunan. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memastikan arah pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, melainkan menjangkau hingga pelosok desa.
”Kami ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Ketapang. Dukungan penuh dari Bapak Gubernur melalui sinkronisasi anggaran dan program akan mempercepat impian tersebut,” pungkas Bupati.
(Ags)










