Monday, October 5, 2026

Bupati Ketapang Resmi Buka Festival Pencak Silat Tradisional 2025 di Tanjungpura

0
209

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Barat sekaligus bergelar Pendekar Wira Utama resmi membuka Festival Pencak Silat Tradisional Tahun 2025 di Lapangan Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Minggu (10/8/2025), malam.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa Festival tingkat Kabupaten Ketapang ini telah menjadi agenda tahunan sejak ia gagas tiga tahun lalu.

Menurutnya kegiatan ini tahun demi tahun, penyelenggaraannya semakin meriah, untuk itu, Ia menilai menjadi bukti antusiasme masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan seni bela diri tradisional yang menjadi kebanggaan bangsa.

“Semoga melalui festival ini, kita semakin bersemangat dan termotivasi untuk menjaga tradisi leluhur serta budaya yang diwariskan, khususnya pencak silat, gendang tar hadrah, dan tarian tradisional,” ucapnya.

Bagi dirinya, pencak silat tradisional bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi bagian dari jati diri dan identitas bangsa.

“Silat melekat dengan budaya kita. Ia adalah warisan, kehormatan, dan harga diri yang harus kita rawat. Adat, budaya, dan tradisi adalah jati diri dan harga diri kita,” tegasnya.

Terlebih dia mengatakan bahwa tahun ini, festival didedikasikan untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Bupati menawarkan kepada para kepala desa yang hadir untuk mengusulkan diri sebagai tuan rumah Festival Pencak Silat Tradisional 2026, dengan waktu pengajuan selama tiga hari.

“Silat tradisional menjangkau hingga ke pelosok kampung dan hadir dalam berbagai kegiatan adat, termasuk pernikahan. Pencak silat hidup, tumbuh, dan berkembang seiring napas kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ketua Umum IPSI Kalbar itu juga menyebut bahwa menjaga dan membangkitkan pencak silat adalah amanah dari para pendekar.

“Pencak silat adalah satu-satunya tradisi bela diri asli bangsa Indonesia. Mari kita bumikan pencak silat hingga mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ajaknya.

Diakhir sambutannya, Bupati juga merencanakan Jambore Pencak Silat se-Kabupaten Ketapang pada Oktober mendatang untuk memeriahkan HUT ke-80 TNI.

“Selamat berkompetisi kepada para pendekar. Junjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan, serta jadikan ini ajang silaturahmi,” tutupnya.

(Ags)

error: Content is protected !!