Akses Jalan Lintas Melawi Lumpuh total Karena Banjir

0
711
Salah Seorang Pengendara terpaksa mendorong Sepeda motornya yang mengalami kemacetan akibat nekat menerobos banjir yang menggenangi ruas jalan Lintas melawi

LINTASKAPUAS | SINTANG – Banjir besar yang melanda Kota Sintang provinsi Kalimantan Barat sejak dua pekan lalu hingga kini tak kunjung Surut. bahkan debit air terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Akibatnya, jalur akses jalan protokol sebagai akses utama masyarakat beraktivitas lumpuh total karena tergenang banjir sedalam pinggang orang dewasa

bahkan salah satu Rumah Sakit sayang ibu dan SPBU yang terletak di Jalan Lintas melawi operasionalnya ditutup karena terendam banjir

pantauan dilapangan, sejumlah aparat kepolisian mengatur jalur lalu lintas pengendara yang masih bisa dilintasi. meski demikian banyak kendaraan sepeda motor mengalami kemacetan karena memaksa menerobos banjir.

salah satunya dialami oleh Rafi, pengendara Sepeda motor yang nekat menerobos banjir namun ditengah perjalanan mengalami kemacetan sehingga dirinya terpaksa mendorong motornya sejauh 1 kilo meter.

“Saya tadi yakin kalau motor KLX saya ini mampu menerobos banjir karena memang cukup tinggi. tapi ditengah perjalanan tiba-tiba langsung mogok. maka mau tau mau saya dorong, ” ucap rafi

Sementara, Anggota Satuan lantas Polres Sintang, Bripda Siregar saat mengatur jalur lalu lintas ditengah banjir mengatakan bahwa banjir yang menggenangi sejumlah jalan poros akses utama masyarakat beraktivitas sudah lumpuh total dan dan debit air yang mengenai ruas jalan mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Akses jalan lintas melawi ini sudah tergenang sejak seminggu lalu. dan terus mengalami peningkatan, sehingga ada di beberapa titik sudah tak mampu di lalui maka kita arahkan menjadi satu jalur supaya masyarakat tetap bisa melintasinya, “ucap Siregar.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat pengguna jalur jalan Lintas melawi agar tetap waspada, karena sudah banyak lobang. ” kita selalu menghimbau kepada masyarakat untuk waspada serta tidak memaksa menerobos banjir jika memang tak mampu, ” harapnya.