Helikopter Jatuh di Bukit Puntak, 8 Orang Tewas — Tim SAR Gabungan Tembus Medan Ekstrem

0
11
Tim SAR gabungan sudah tiba dilokasi kejadian jatuhnya helikopter Airbus H-130T2 (PK-CFX) milik PT. Citra Mahkota di puncak bukit Puntak Sekadau

SEKADAU | LINTASKAPUAS – Duka menyelimuti Kalimantan Barat. Helikopter Airbus H-130T2 (PK-CFX) milik PT Citra Mahkota yang sempat hilang kontak akhirnya ditemukan dalam kondisi tragis Ditebing bukit puntak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, pemadam kebakaran, serta warga setempat berhasil menemukan titik koordinat lokasi jatuhnya helikopter. Lokasi berada di kawasan bukit Puntak dengan medan yang sulit dijangkau.

Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto, memastikan tim telah mencapai puncak area kejadian atau titik lokasi kecelakaan (TKP). “Tim sudah berada di atas lokasi. Kondisinya cukup berat karena medan ekstrem,” ujarnya.

Seluruh penumpang dan kru di dalam helikopter nahas tersebut dipastikan meninggal dunia. Total ada delapan korban, terdiri dari dua pilot—Capt. Marindra W dan Co-Pilot Harun Arasyd—serta enam penumpang: Patrick K., Victor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito.

Penemuan lokasi tidak lepas dari peran warga yang membantu menunjukkan arah titik jatuhnya helikopter. Namun, proses evakuasi masih menghadapi kendala besar akibat kondisi geografis yang terjal dan sulit diakses.

“Evakuasi membutuhkan waktu tambahan. Tim masih berupaya maksimal di lapangan,” tambah AKP Sugianto.

Sebelumnya, helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB saat terbang dari Menukung, Kabupaten Melawi, menuju Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Tim SAR gabungan terus bekerja keras menembus medan berat untuk mengevakuasi seluruh korban.