
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Jelai Hulu, Iptu Zuanda membenarkan bahwa sebelumnya telah dilakukan pemortalan terhadap PT ABMP, pemortalan buntut tuntutan sejumlah karyawan yang meminta pembayaran gaji.
“Sekitar dua hari lalu pemortalan dilakukan sekitar 20 orang, mereka menuntut gaji ke perusahaan,” ungkapnya, Kamis (11/8/2022).
Lanjut Zuanda mengatakan bahwa tidak ada pengrusakan yang terjadi, namun pemortalan masih berlanjut sampai hari ini lantaran para karyawan masih menunggu janji pembayaran gaji dari perusahaan.
“Saya sudah mencoba berkoordinasi dengan managemen agar persoalan segera diselesaikan dan informasi hari ini (kamis-red) atau jumat akan dibayarkan managemen perusahaan,” katanya.
Sementara itu saat dikonfirmasi, Direktur PT ABMP, Akeng membenarkan bahwa adanya pemortalan di perusahaan lantaran persoalan gaji karyawan yang belum dibayar.
“Satu dua hari lagi akan kita bayar,” ujarnya.
Diakuinya bahwa pembayaran gaji belum dilakukan karena ada peralihan, kerjanya diperbanyak sehingga di stop.
“Gaji yang belum dibayar sekitar ratusan jutalah,” tukasnya. (Ags)










