
LINTASKAPUAS | SINTANG – Memiliki segudang prestasi dan berbakat di bidang olah raga otomotif ternyata bukan menjadi jaminan untuk bisa ikut bisa ikut berkompetisi dalam ajang bergengsi.
Seperti yang dialami oleh Tahta Nugraha (18). Seorang atlet berbakat muda kelahiran Sintang yang kerap menjuarai sejumlah event balap motor.
Terakhir, Tahta Nugraha berhasil menjuarai balap motor kelas Road Race di wilayah kota Singkawang bulan Maret 2022 lalu.
Meski demikian, keinginan untuk ikut berkompetisi dalam ajang bergengsi Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kalbar yang berlangsung pada bulan November 2022 kandas karena namanya tidak masuk dalam daftar nama yang diajukan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Sintang kepada Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Sintang untuk mewakili Sintang dalam kejuaraan Porprov Kalbar pada cabang olah raga balap motor kelas pemula.
Orang tua Tahta Nugraha mengaku kecewa kepada Pengurus IMI Kabupaten Sintang karena dalam penentuan atlet tidak melalui proses Training Center (TC) akan tetapi dilakukan penunjukan langsung.
“Kalau tidak salah, nama yang masuk mewakili Sintang dalam kejuaraan cabang olahraga balap motor kelas Road Race pemula itu berasal dari luar, bukan asli putra Sintang,” ungkap Tevi kepada sejumlah wartawan, Kamis (1/9/2022).
Menurut Tevi langkah yang diambil oleh IMI Kabupaten Sintang sangat tidak mencerminkan pembinaan terhadap atlet muda lokal Sintang. “Kita lihat sendiri, banyak sebenarnya pembalap muda lokal berbakat dan handal tetapi mereka tetap memilih mengambil pemain dari luar, jadi terus, sampai kapan akan mengandalkan pembalap dari luar,” ujar Tevi.
Tevi berharap, IMI Sintang lebih fair dan transparan serta terbuka dalam menentukan atlet terbaik untuk mewakili Sintang dalam kejuaraan Porprov melalui Training Center. “Kalau sudah proses seleksi seperti itu, pastinya para pencinta balap motor bisa menerima. Meskipun pada akhirnya tidak terpilih karena belum memenuhi kriteria pastinya hal tersebut bisa memicu mereka agar lebih semangat lagi dalam berlatih, bukan langsung main tunjuk saja,” harap Tevi.










