
LINTASKAPUAS I KETAPANG – Suasana peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Ketapang tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Mengusung semangat harmonisasi, Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar aksi sehat dan bakti sosial yang melibatkan ribuan buruh, pengusaha, serta unsur Forkopimda di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Jumat (1/5).
Acara diawali dengan senam massal bersama yang diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, DPRD, serta perwakilan serikat buruh dan pengusaha.
Sebagai bentuk kepedulian nyata bagi para pekerja, pemerintah juga menyalurkan sedikitnya 2.000 paket sembako bagi para buruh di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan bahwa sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah adalah kunci stabilitas ekonomi.
Meski diwarnai nuansa penuh keakraban, Bupati tetap memberikan catatan kritis terkait tantangan industrial yang masih membayangi, seperti persoalan upah dan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.
”Pemerintah dan DPRD siap menjadi jembatan agar tidak ada pihak yang dirugikan. Kita ingin memastikan bahwa di tengah pertumbuhan ekonomi, hak-hak pekerja tetap terlindungi sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku,” kata Bupati.
Menuju visi Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, Bupati secara tegas meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Ketapang untuk mematuhi tiga poin instruksi strategis:
Pertama: Perusahaan diinstruksikan untuk mengutamakan putra-putri daerah dalam setiap rekrutmen. Masyarakat lokal harus menjadi aktor utama pembangunan di tanahnya sendiri.
Kedua: Perusahaan dilarang hanya memanfaatkan tenaga kerja tanpa memberikan pembinaan. Perusahaan wajib menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan agar tenaga kerja lokal memiliki daya saing dan keterampilan tinggi.
Ketiga: Menekankan penyelesaian perselisihan melalui meja dialog. Perusahaan diminta menghindari tindakan sepihak dan mengedepankan semangat kekeluargaan jika terjadi konflik industrial.
Untuk itu, Melalui peringatan May Day ini, Bupati berharap Kabupaten Ketapang tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan kondusif bagi investasi.
Bupati optimis bahwa dengan buruh yang sejahtera dan pengusaha yang patuh pada aturan, ekonomi Ketapang akan tumbuh lebih pesat.
”Selamat Hari Buruh 2026. Mari kita jaga iklim investasi agar tetap nyaman, namun pastikan buruh kita hidup sejahtera. Kita melangkah bersama untuk Ketapang yang lebih baik,” pungkasnya.
(Ags)










