RSUD Pindah ke RS Rujukan, Jarot Pastikan Pelayanan Lancar

0
1623
Bupati Sintang Jarot Winarno meninjau RS Ade M Djoen yang pindah ke gedung baru di Jalan Oevang Oeray

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Bupati Sintang Jarot Winarno memastikan pelayanan RSUD Ade M Djoen yang pindah ke gedung baru yakni Rumah Sakit Rujukan di Jalan Y.C Oevang Oeray, berjalan lancar.

Sebelumnya, pelayanan poliklinik dan Instalasi Rawat Jalan resmi pindah per 1 Oktober 2018 lalu. “Dihari kedua setelah pelayanan rawat jalan Rumah Sakit ke lokasi baru, masyarakat sudah banyak yang tahu. Tentunya ada penurunan dibeberapa poli, ada juga yang biasa-biasa saja jumlahnya. Tapi pelayanan ini belum full, disini ada ruang radiologi tapi belum sempurna. Setelah bangunanya disempurnakan baru kemudian pindah,”  kata Jarot usai meninjau rumah sakit, Selasa (2/10).

Menurut Jarot, jika sebagian besar pelayanan pindah ke gedung baru seperti radiologi, laboratorium dan UGD full 24 jam, itulah pelayanan yang sesungguhnya. Sehingga, di RSUD yang lama betul-betul hanya memberikan pelayanan rawat inap dan layanan hemodialisa.  “Jadi saya minta yang lainnya harus pindah kesini, kita berikan jadwal pindah buat mereka,” ungkapnya.

Jarot menegaskan, pihaknya berkeinginan Rumah Sakit Sintang menjadi menjadi Rumah Sakit Regional Kawasan Timur Kalimantan Barat, paling tidak Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu. “Saya harap semua bisa berobat kesini. Maka dari itulah sarana dan prasarana serta dokter di Rumah Sakit yang baru ini terus ditingkatkan,” katanya.

Saat ini, kata Jarot, Sintang berupaya meningkat RSUD menjadi tipe B bekerjasama RS Sudarso Pontianak. “Sudah ada MoU kerjasama,” katanya. Ia mengatakan, ada kewajiban untuk naik ke tipe B harus ada sub spesialis. Misalnya, ahli kedokteran forensik, dokter ahli bedah plastik maupun dokter onfologi ginekologi. “Makanya, kita bekerjasama dengan RS Sudarso,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh menanggapi positif dengan kepindahan pelayanan poliklinik dan instalasi rawat jalan dari lokasi yang lama ke lokasi yang baru. “Lokasi yang baru ini sangat bagus, karena bangunannya dan halamannya luas. Kalau yang lama itukan sempit jadi agak berdesakan dengan pasien lainnya,” kata Sinto.

Dengan kepindahan lokasi RSUD ke lokasi yang baru juga membuat nyaman pasien dan dokter/pegawai RSUD. “Mudah-mudahan dengan pindahnya lokasi yang baru ini pelayanannya juga lebih meningkat. Kita lihat tadi pasien yang menunggu juga tenang, kemudian dokter bekerjanya dengan nyaman,” tambahnya.

Kendala Transportasi

Pindahnya RSUD Ade M Djoen Sintang ke gedung baru di Jalan Oevang Oeray masih terkendala transportasi. Kepala Dinas Perhubungan Sintang Hatta mengatakan, antisipasi yang dilakukan adalah dengan mengalihkan rute angkutan umum. “Rute angkutan umum harus lewat RS Rujukan. Sejumlah daerah yang memiliki jasa angkutan umum harus lewat sini,” katanya.

Mengenai solusi jangka panjang, Hatta menyatakan bahwa angkutan akan terbiasa dengan sendirinya menggunakan rute yang sudah ditetapkan. “Armada angkut itu kan swasta, mungkin kami menyarankan agar mereka buka trayek khusus ke sini,” ucapnya.