Bangunan RS Rujukan Retak, Jarot Minta Dilakukan Audit Fisik

0
1571
Bupati Sintang Jarot Winarno memotret bangunan RS Rujukan yang rusak menggunakan ponsel disela peninjauan,Kamis siang

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Kamis (15/2) siang, Bupati Sintang Jarot Winarno meninjau bangunan Rumah Sakit (RS) Rujukan di Jalan Oevang Oeray.

Kedatangan Jarot didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Murjani, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Zulkarnain serta sejumlah pejabat, untuk menindaklanjuti laporan Direktur RSUD Ade M Djoen terkait sejumlah titik bangunan RS Rujukan yang mengalami keretakan.

“Saya meninjau RS Rujukan ini berdasarkan laporan lisan Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang. Bahwa ada bangunan di ruang rawat jalan yang retak. Makanya saya tinjau langsung. Saya bawa tim dari Dinas Perkim,” katanya usai meninjau RS Rujukan.

Untuk menindaklanjuti masalah tersebut, Jarot meminta Dinas Perkim melakukan audit fisik untuk mengetahui penyebab bangunan mengalami keretakan. “Saya minta sesudah Imlek atau paling tidak awal Maret sudah diketahui penyebabnya dan tingkat resikonya,” pinta Jarot.

“Saya juga minta tahun ini harus segera ditangani. Karena awal April sudah pindah. Mulai dari pelayanan rawat jalan, manajemen rumah sakit, UGD, laboratorium dan radiologi. Tapi, sebelum masalah keretakan bangunan ini teratasi, saya tidak memperbolehkan pindah dulu,” katanya.

Jarot menjelaskan, embrio bangunan RS Rujukan dibiayai tiga pihak. APBD Provinsi mengelola bangunan manajemen rumah sakit, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Kemudian, dana ABPD dan DAK Rumah Sakit waktu itu untuk bangunan lainnya. Termasuk ruangan rawat inap disebelah kiri, kanan dan sebagainya.

Nah, ketika era bangunan pembangunan RS Rujukan dimulai, jadinya seperti ini (keretakan-red). Mungkin ketika kita menghubungkan bangunan masa lalu dengan yang baru, ada yang ndak pas. Sehingga terjadi sedikit penurunan dan sebagainya,” katanya.