
LINTASKAPUAS I KETAPANG – Jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir, SH., ini dihadiri oleh seluruh Kepala dan Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, Rabu (6/5/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pelayanan publik, terutama pada sektor layanan dasar seperti distribusi air bersih.
Ia menyoroti perlunya perencanaan berbasis data guna menekan potensi kerugian teknis.
”Penanganan serius terhadap persoalan teknis, seperti tingginya tingkat kebocoran, sangat krusial untuk menjaga kualitas layanan sekaligus kesehatan keuangan perusahaan daerah,” tegas Jamhuri.
Beberapa poin utama yang ditekankan oleh Wakil Bupati meliputi:
•Modernisasi Layanan: Pemanfaatan teknologi inovatif dalam pengolahan air bersih.
•Profesionalisme: Penguatan komunikasi antarjajaran dengan prinsip mencari solusi tanpa saling menyalahkan.
•Langkah Konkret: Penyusunan rekomendasi perbaikan jangka pendek agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Ketapang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara parsial.
Menurutnya, Ketapang saat ini berada dalam fase krusial pembentukan karakter pembangunan jangka panjang.
”Pembangunan daerah membutuhkan sinergi lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kita perlu fondasi yang kuat agar arah pembangunan tetap terpadu dan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki jiwa kepemimpinan sebagai penggerak utama perubahan.
“Seluruh jajaran OPD diminta untuk bekerja lebih aktif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan di lapangan,” tegas Bupati.
Rapat konsolidasi ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menghasilkan perubahan nyata dalam birokrasi, di antaranya:
•Peningkatan Layanan: Kelancaran distribusi air bersih dan percepatan penanganan keluhan masyarakat.
•Efisiensi Birokrasi: Pelayanan administrasi yang lebih tertib dan efisien.
•Optimalisasi Anggaran: Penggunaan anggaran daerah yang tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan rakyat.
•Pemerataan Pembangunan: Percepatan program hingga ke level kecamatan dan desa melalui sinergi antarperangkat daerah.
Menutup arahannya, pimpinan daerah berharap seluruh perangkat daerah bergerak lebih cepat dan terukur demi mewujudkan visi besar: “
“Ingat, Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri.” tutupnya.
(Ags)










