Wednesday, October 7, 2026

Bupati Ketapang Apresiasi Terobosan KONI, 700 Atlet Ketapang Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

0
29

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si mengapresiasi inisiatif Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ketapang yang menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada 700 atlet, pelatih, dan staf kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026.

Menurut Alexander Wilyo, kerja sama tersebut merupakan langkah maju dalam dunia olahraga Kabupaten Ketapang. Pasalnya, program perlindungan bagi kontingen olahraga melalui BPJS Ketenagakerjaan ini baru pertama kali dilaksanakan.

“Ini baru pertama kali dilakukan oleh KONI Ketapang dan merupakan sebuah kemajuan bagi olahraga Ketapang. Terima kasih kepada Ketua KONI yang telah menginisiasi langkah baik ini. Semoga dengan adanya perlindungan ini, olahraga Ketapang terus maju. Pemerintah daerah akan selalu mendukung dan membersamai KONI serta organisasi keolahragaan lainnya,” ujar Alexander Wilyo Rabu siang.

Perlindungan bagi kontingen Ketapang tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara KONI Kabupaten Ketapang dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (7/10/2026).

Kerja sama ini bertujuan memberikan perlindungan kepada kontingen Kabupaten Ketapang dari risiko kecelakaan maupun cedera selama menjalani latihan dan pertandingan pada Porprov XIV Kalbar 2026.

Alex menilai, perlindungan tersebut penting untuk memberikan rasa aman kepada para atlet yang akan berjuang membawa nama Kabupaten Ketapang di ajang olahraga tingkat provinsi.

“Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini, atlet kita tidak perlu khawatir ketika terjadi cedera atau risiko lainnya. Mereka bisa lebih fokus menjalani latihan dan pertandingan,” jelasnya.

Ketua KONI Kabupaten Ketapang, Theo Bernadhi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya KONI menghadirkan rasa aman bagi seluruh insan olahraga di Kabupaten Ketapang.

“Kami masih dengan tagline KONI Rumah Bersama. Itulah mengapa kita mendorong kolaborasi. MoU ini untuk mendorong dan menciptakan rasa aman bagi seluruh pegiat olahraga,” kata Theo.

Ia menjelaskan, melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para atlet dapat menjalani latihan dan pertandingan dengan lebih tenang karena memperoleh perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi.

“Pada Porprov 2026 ini, atlet tidak perlu khawatir lagi selama latihan dan pertandingan ketika terjadi apa-apa terhadap mereka sehingga mereka fokus memberikan yang terbaik selama latihan dan pertandingan,” ujarnya.

Theo menambahkan, perlindungan tersebut tidak hanya diberikan kepada atlet, tetapi juga mencakup pelatih serta staf kontingen Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang, Dian Zulfikar, mengatakan pihaknya siap memberikan perlindungan apabila terjadi risiko terhadap para atlet maupun insan olahraga yang telah terdaftar.

“Kalau terjadi apa-apa, BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan perlindungan. Jadi, para atlet bisa fokus latihan dan bertanding,” kata Dian.

Menurutnya, perlindungan tersebut dapat terwujud berkat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Ketapang, dan KONI Kabupaten Ketapang.

“Perlindungan ini tidak akan bisa terjadi tanpa kolaborasi. Oleh karena itu, kami BPJS Ketenagakerjaan berterima kasih kepada pemerintah daerah dan KONI Kabupaten Ketapang yang telah berkolaborasi dan sangat mengedepankan perlindungan terhadap atlet,” ujarnya.

Dian berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi para atlet dan seluruh insan olahraga Kabupaten Ketapang, khususnya dalam menghadapi Porprov XIV Kalbar 2026.

(Ags)

error: Content is protected !!