Bupati Ketapang Resmi Tutup Festival Seni Budaya Flobamora Tahun 2025

0
43

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Festival Seni Budaya Flobamora ke-3 Tahun 2025 resmi Ditutup Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dalam sebuah acara meriah yang digelar di Balai Sungai Kedang pada Sabtu, (15/11/2025), malam.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya sebagai bagian penting dari identitas serta kekuatan pemersatu masyarakat yang hidup dalam keberagaman.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Flobamora Kabupaten Ketapang atas dukungan yang telah diberikan pada Pilkada 2024 lalu.

“Dukungan tersebut menjadi amanah bagi saya untuk bekerja lebih keras, meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan, serta memastikan pembangunan berjalan untuk kepentingan seluruh warga tanpa kecuali,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati mengangkat kembali nilai historis yang melekat antara masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Ketapang.

“Dahulu, Tahun 1970an banyak guru asal NTT datang ke Ketapang dan menjadi bagian penting dalam membuka akses pendidikan, membentuk karakter, serta mencerdaskan generasi muda. Jasa-jasa tersebut menjadi fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan di daerah ini hingga sekarang,” ungkapanya.

“Mereka datang dengan semangat pengabdian yang tinggi, meninggalkan kampung halaman, menempuh perjalanan laut berhari-hari, lalu melanjutkan perjalanan darat menuju desa-desa terpencil. Dalam kondisi serba terbatas—akses jalan belum memadai, sarana sekolah masih sederhana, bahkan listrik dan komunikasi sangat minim—para guru NTT tetap menjalankan tugasnya membuka akses pendidikan bagi anak-anak Ketapang,” timpalnya.

Untuk itu, Menurut Bupati, Festival yang digagas Komunitas Flobamora Kabupaten Ketapang ini menjadi momentum penting untuk merayakan kekayaan seni budaya sekaligus mempererat solidaritas antarwarga NTT yang berdomisili di Ketapang.

Untuk diketahui, Penutupan festival berlangsung semakin semarak dengan penampilan spesial Kris Tomahu, Runner Up X-Factor Indonesia, yang menambah energi kebersamaan pada malam tersebut.

Ditambah lagi dengan Ragam seni budaya khas Nusa Tenggara Timur—mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga parade busana adat—turut memancing decak kagum para pengunjung.

(Ags)