HIPMI Kalbar Jadi Kawah Candradimuka, Ade Jona Prasetyo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

0
11
Sambutan Bendahara Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Ade Jona Prasetyo dalam kegiatan rakerda, Diklatda dan Forbisda HIPMI Kalbar

KUBURAYA | LINTASKAPUAS – Bendahara Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Ade Jona Prasetyo, menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan persaudaraan di dalam organisasi. Hal ini ia sampaikan dalam momentum penting HIPMI Kalimantan Barat yang ia sebut sebagai “Kawah Candradimuka” bagi para pengusaha muda.

Menurut Ade Jona, nomor urut boleh berbeda, namun persaudaraan tetap menjadi prioritas utama yang harus dikedepankan.

“Jadi ini adalah HIPMI, ini adalah Kawah Candradimuka di mana persaudaraan nomor satu harus kita kedepankan,” ujar Ade Jona Prasetyo dalam sambutanya pada acara Rakerda, Diklatda dan Forbisda HIPMI Kalbar di Hotel Alimoer Kuburaya.

Menopang Target Ekonomi Nasional 8%

Lebih lanjut, Ade Jona menjelaskan bahwa komitmen HIPMI tidak hanya terbatas pada hubungan internal organisasi, melainkan juga berfokus pada kontribusi nyata dalam membantu program pemerintah. Salah satu target besarnya adalah memberikan dampak positif bagi perekonomian serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai angka 8%.

Dalam kesempatan tersebut, Ade Jona juga mengapresiasi capaian luar biasa Provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil diskusinya bersama Gubernur Kalbar, terungkap bahwa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat saat ini sangat mengesankan, bahkan menduduki posisi delapan besar di Indonesia.

“Saya tadi ngobrol sama Bapak Gubernur, beliau nomor delapan pertumbuhan ekonominya di Indonesia, yaitu sebesar 6,14%. Kita kasih tepuk tangan,” tambahnya yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari para hadirin.

Menutup sambutannya, Bendahara BPP HIPMI ini juga menyampaikan doa dan harapan terbaiknya bagi Gubernur Kalimantan Barat agar selalu diberikan kesehatan dalam memimpin daerah.

“Mudah-mudahan ke depannya Bapak Gubernur dapat kesehatan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kalimantan Barat,” pungkas Ade Jona, yang kemudian melanjutkan acara dengan prosesi berbalas pantun khas daerah.

Ria Norsan: Pengusaha Harus Bermental Baja, Disiplin, dan Jujur

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengingatkan para pelaku usaha agar memiliki mental baja, disiplin, dan jujur sebagai modal utama dalam mengembangkan bisnis. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Daerah, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, serta Forum Bisnis Daerah HIPMI Kalimantan Barat tahun 2026

Menurut Ria Norsan, dunia usaha tidak lepas dari tantangan dan risiko. Karena itu, pengusaha harus mampu bertahan saat menghadapi tekanan dan tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan. “Mental yang tidak pernah menyerah menjadi kunci,” demikian pesan yang ia sampaikan.

Ia menambahkan, disiplin adalah faktor penentu keberhasilan dalam usaha. Selain itu, kejujuran juga menjadi nilai yang wajib dijaga agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ria Norsan juga mengajak para pengusaha untuk membangun kolaborasi dengan sesama pelaku usaha, bukan justru menjadikan mereka sebagai pesaing. Menurutnya, kerja sama yang baik akan menciptakan keuntungan bersama dan memperkuat dunia usaha di Kalimantan Barat.