
LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 di Lapangan Sepakbola Kodim 1205 Sintang, Senin (1/10). Bertindak selaku Inspektur upacara Komandan Korem 121/ABW, Brigjen TNI Bambang Ismawan
Dalam amanatnya, Komandan Korem 121/ABW, Brigjen.TNI Bambang Ismawan mengatakan bahwa peringatan hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 ini memiliki makna untuk meneguhkan semangat bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ruh yang menggerakan cita-cita luhur bangsa.
“Sesuai dengan tema kali ini yaitu Pancasila Sebagai Landasan Kerja Mencapai Prestasi Bangsa, tidak ada jalan lain untuk mencapai cita-cita luhur bangsa kecuali mencetak prestasi bangsa dengan bekerja semaksimal mungkin, bergotong royong dan bersinergi yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila,” kata Danrem.
Menurut Danrem, kita harus mampu meresapi pesan-pesan tema Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tahun 2018 yang dikaitkan dengan menghadapi berbagai masalah diera globalisasi.
“Tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara kita saat ini terus meningkat dan semakin kompleks. Era globalisasi telah membawa ancaman bagi ideologi Pancasila. Tentunya kita bumikan nilai Pancasila sehingga menjadi faktual, kita hubungkan antara norma Pancasila dengan fakta dilapangan, kita korelasikan janji Pancasila dengan bukti dikehidupan sehari-hari bangsa,” tambahnya.
“Dengan penuh kesadaran, mari kita berupaya sekuat tenaga untuk membentuk dan menciptakan kesaktian pancasila sebagai ideologi bangsa. Kesaktian pancasila tidak bisa kita tunggu, apalagi sebatas menjadi mimpi bangsa. Kita harus bekerja dan berupaya mewujudkannya sehingga pancasila itu benar-benar faktual untuk bangsa,” pesan dia.
Bupati Sintang, Jarot Winarno memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tahun 2018 kali ini bahwa bangsa Negara bekerja harus dilandasi dengan semangat Pancasila.
“Jadi sesuai dengan tema tahun ini yaitu Pancasila sebagai landasan kerja mencapai prestasi bangsa maka kita kerja, kerja dan bekerja. Tapi bekerja itu harus yang dilandasi dengan semangat Pancasila,” kata Jarot.
Jarot menambahkan bahwa tujuan tema Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 kali ini untuk menerapkan sila kelima dengan kehidupan sehari-hari.
“Itulah kita, saat ini mencari korelasi yang faktual antara nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari. Jadi yang perlu kita tunjukkan itu tentu kerja, kerja, kerja, dengan demikian penerapan sila kelima dalam Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia akan terasa begitu dapat maknanya,” tambahnya.










