Kajari Dukung Penuh Adanya BNNK di Ketapang

0
525
Kajari Ketapang, RA. Dhini Ardhany saat Diwawancarai awak Media. (Foto Ist)

LINTASKAPUAS I KETAPANG,- Terkait Perkara Narkotika yang selalu mendominasi di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Kajari Ketapang, RA. Dhini Ardhany mendorong pihak-pihak terutama pemerintah agar segera membentuk BNNK di Kabupaten Ketapang.

“Memang belum ada BNNK di Kabupaten Ketapang, namun Kita sudah berkoordinasi dengan BNNP, Kejaksaan Tinggi dan juga dengan pemerintah Kabupaten Ketapang untuk mendorong agar di Kabupaten Ketapang ini ada BNNK,” ujar Dhini saat diwawancarai awak media usai kegiatan pemusnahan barang bukti di halaman kantor Kejari Ketapang, Selasa (22/08/2023) pagi.

Dhini menjelaskan, setiap pemusnahan barang bukti perkara narkotika selalu mendominasi jumlah dari perkara pidana lainnya.

“Setiap pemusnahan barang bukti, yang terbanyak adalah narkotika seperti sabu-sabu dan ekstasi. Dan seperti hari ini kurang lebih ada 600 gram narkotika yang telah kita musnahkan dengan cara diblender,” paparnya.

Dhini mengakui, sejauh ini pihaknya belum ada menangani perkara pasal 127, terkait penyalahgunaan narkotika.

“Belum ada perkara yang menggunakan 127 terkait penyalahgunaan, namun penyidik hanya menerapkan pasal 112 dan 114 yang mereka adalah sebagai menyimpan memiliki atau mengedarkan memperjualbelikan narkotika yang rata-rata minimal 4, 5 hingga 7 tahun,” terangnya.

Dhini menyebutkan, 80 persen Lapas Ketapang dihuni oleh terpidana kasus narkotika, sisanya 20 persen pidana umum.

“Bisa dilihat datanya di Lapas, hampir 80 persen narapidana di Lapas Ketapang adalah kasus narkotika, kemudian dari 20 persennya pidana umum, yang kalau kasus pencurian mereka mengaku hasil mencuri juga untuk membeli narkoba,” tuturnya.

Terkait hal ini, Dhini meminta perhatian lebih kepada para pihak terutama pemerintah daerah, demi menyelamatkan generasi muda kedepannya.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah terkait adanya balai rehab, Ini harus menjadi perhatian khusus pemeritah demi menyelamatkan generasi muda. Kita lebih baik mencegah dari pada mengobati. Jadi kita sangat mendorong terbentuknya BNNK di Ketapang,” tukasnya.

(Ags)