Mantan Kepala Bappenas Sebut Saka Tiga Potensial untuk Pariwisata

0
1380
Bupati Sintang Jarot Winarno, mantan Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Direktur Perkotaan Perumahan dan Permukiman Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti serta staf ahli berbincang santai di Dermaga Sungai Durian membahas waterfront city

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai kawasan Saka Tiga sangat layak dan punya prospek bagus untuk pariwisata.

Hal itu disampaikannya menyusuri Sungai Kapuas bersama Bupati Sintang Jarot Winarno menggunakan alkon, Selasa (20/2). Dikesempatan itu ia berkunjung ke Istana Almukarramah dan bersantai di Dermaga Sungai Durian, kemudian menikmati kelapa mudah dan jagung rebus di warung di pinggiran Sungai Melawi yang menghadap ke Saka Tiga.

Saka Tiga, kata dia, dikelilingi banyak aset pendukung. Kontur alamnya juga sangat indah dengan adanya pertemuan dua sungai Menurutnya tidak banyak daerah di Indonesia yang punya keunggulan seperti itu. “Ini termasuk langka. Dengan view yang bagus, suasana alam yang unik, ditambah dengan aset budaya berupa peninggalan sejarah, potensinya sangat bagus,” tegasnya.

Dengan adanya potensi tersebut, kata Andrinof, yang perlu dilakukan adalah membuat perencanaan yang baik untuk memulai pembangunan. Jika sudah dibangun, tentu harus dipromosikan. “Saya yakin Sintang akan terkenal dan banyak dikunjungi orang-orang yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Lagipula, Sintang pasti punya kuliner lokal,” katanya.

“Untuk pariwisata, jika sudah punya alam yang bagus, kuliner yang bagus pula, mudah sekali mengembangkannya,” sambungnya.

Untuk merealisasikan tujuan itu, diakui Andrinof tidak mudah. Makanya semua pihak terkait harus bersinergi. Pertama tentu harus ada inisiatif dan usaha gigih dari pemerintah daerah. “Saat ini, Sintang beruntung mendapat perhatian dari pemerintah pusat khususnya Bappenas. Jika dua telapak sudah bertemu, akan jadi irama bagus, karena tidak bertepuk sebelah tangan. Dengan adanya perhatian Bappenas dan adanya inisiatif dari Pemda, saya yakin akan cepat terealisasi,” yakinnya.

Bupati Jarot Winarno mengatakan bahwa Sintang merupakan satu dari delapan kabupaten yang berkomitmen dengan pembangunan berkelanjutan. Makanya, harus seimbang antara pembangunan ekonomi, sosial budaya, serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Dengan potensi Sintang yang luar biasa, tentu akan semakin indah kalau dibangun waterfront city. Tapi membangun waterfront city tidak mudah, perlu perencanaan matang dan dana yang besar,” katanya.

Makanya, kata Jarot, untuk merealisasikan waterfront city harus bersinergi. Yakni dengan berkomunikasi dengan Kementrian terkait pusat, serta peran masyarakat sipil. Yang tak kalah penting, regulasi soal DAS harus kuat.

“Waterfront city bisa diwujudkan jika bekerjasama dengan para pihak yang berkepentingan. Dan masyarakat Sintang mau mengubah mindset untuk menjaga warisan alam yang luar biasa. Mengingat, susah menemukan tempat yang luar biasa seperti Saka Tiga,” katanya.