Milton Crosby Ngopi Bareng Warga, Besuk Pasien Hingga Kunjungi Pasar Tradisional

0
1259
Milton Crosby menjenguk pasien RSUD Ade M Djoen Sintang

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG- Bupati Sintang periode 2005-2010 dan 2010-2015, Milton Crosby mengunjungi sejumlah tempat publik, Selasa (30/1). Tempat yang dikunjungi Koordinator Pembentukan Provinsi Kapuas Raya ini diantaranya warung kopi, rumah sakit dan pasar Junjung Buih serta Pasar Raya Sintang.

Kunjungan Milton ke tempat publik itu disambut antusias oleh masyarakat. Saat mengunjungi warung kopi Sari Wangi, Milton tanpa sungkan berbaur dengan warga kemudian ngopi bareng. Satu persatu masyarakat menyalami pria yang pernah menjadi orang nomor satu di Sintang ini. Semuanya disambut ramah oleh Milton.

Selasai ngopi, Milton kemudian membesuk sejumlah pasien di Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang. Niat awal untuk mengunjungi kenalannya yang sedang sakit, Milton malah menyapa dan berdialog dengan sejumlah pasien rumah sakit. Milton juga mendoakan pasien yang dirawat semoga cepat sembuh.

Setelah itu, ayah tiga anak ini mengunjungi Pasar Junjung Buih. Sebelumnya, dia sempat menyapa sejumlah pedagang didepan Pasar Junjung Buih. Terakhir, Milton berbaur dengan warga di Pasar Raya Sintang.

Menurut Milton, sejak dirinya masih menjadi Bupati Sintang hingga saat ini, kebiasaan berbaur dengan warga selalu dijalani. Baik itu ketika di Bumi Senentang maupun di Pontianak. “Sejak dulu kebiasaan saya sama saja. Ketika berkunjung ke rumah sakit, sebagai mahluk sosial saya ingin memberi support moral pada mereka supaya cepat sembuh,” katanya.

Selain itu, saya hanya ingin tahu warga yang berobat ke rumah sakit ini. Ternyata selain dari Sintang, ada juga dari Silat, Kapuas Hulu,” bebernya.

“Kondisi rumah sakit yang tempat perawatan terbatas juga jadi salah satu perhatian saya. Nah disinilah pentingnya rumah sakit rujukan yang sudah ada sekarang. Nantinya jadi salah satu cikal bakal infrastruktur pendukung Kapuas Raya,” sambungnya.

Perjuangkan Kapuas Raya

Dikesempatan itu, Milton kemudian merespon harapan masyarakat yang menginginkan dirinya terus memperjuangkan pembentukan Provinsi Kapuas Raya. “Kapuas Raya merupakan salah satu target saya. Apalagi, saya diberikan mandaat sebagai koordinator,” tegasnya.

Merespon mandat sebagai koordinator Pembentukan Provinsi Kapuas Raya, prioritas pertama adalah penataan wilayah pemerintah. Artinya mengupayakan pemekaran wilayah yang sudah keluar Amanat Presiden (Ampres). Kemudian dipacu agar segera keluar Peraturan Pemerintah (PP). “Kemudian yang belum, akan diselesaikan adminsitrasinya sesuai syarat yang ditetapkan Undang Undang,” katanya.

Meski Kapuas Raya sudah perjuangkannya selama 12 tahun dan belum terealisasi, Milton tak pernah surut berjuang. Menurutnya, salah satunya kendalanya adalah ketidakkompakan. “Inilah yang jadi kendala. Jadi, yang mau ngurus Kapuas Raya, harus orang Kapuas Raya. Serahkan pada orang lebih paham Kapuas Raya,” katanya.

Milton kemudian memaparkan keberhasilannya memekarkan desa di Sintang saat dirinya menjabat sebagai Bupati. Dulu jumlah desa 159, sekarang sudah 391. Kelurahan yang semula 8, sekarang menjadi 16. “Dengan luas wilayah Kalbar yang sangat luas, saatnya menata pemerintahan melalui pemekaran. Itu dibolehkan Undang Undang dan tergantung kemauan politik stakeholder,” pungkasnya.