Operasi Patuh Kapuas 2020 Berakhir, AKP Aditya : Pelanggaran Masih Didominasi Kendaraan Roda Dua

0
354
Satlantas Polres Ketapang, saat menggelar kegiatan operasi Patuh Kapuas 2020. (Foto Ags Fy)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Kegiatan Operasi Patuh Kapuas 2020 Kepolisian Resort (Polres) Ketapang yang dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ketapang hari ini berakhir, Rabu (05/08/2020).

Selama kegiatan Operasi patuh, masih banyak terpantau pengendara Kendaraan roda dua yang kurang mentaati peraturan lalu lintas atau aturan saat berkendara.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kasat Lantas Polres Ketapang AKP Aditya Octorio Putra membenarkan berakhirnya Operasi Patuh Kapuas 2020 yang telah dilaksanakan selama 14 hari tersebut.

“Benar, hari ini hari terakhir kita melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Kapuas 2020 Polres Ketapang yang kita mulai dari tanggal 23 Juni – 05 Agustus,” ujarnya Rabu (05/08/2020).

Ia menjelaskan, selama kegiatan Opersasi Patuh kapuas 2020, pihaknya telah melakukan tindakan berupa 40 persen Preventif, 40 persen Preentif, dan 20 persen Penegakan Hukum (Gakum).

“Ada 379 pengendara yang kita lakukan penilangan, 14 diantaranya pengendara kendaraan roda empat dan 551 sanksi teguran, yang mana pelanggaran tersebut didominasi pengendara kendaraan roda dua yang tidak memakai Helm Standar SNI, pengendara anak di bawah umur, dan berkendara melawan arus. Untuk pelanggaran kendaraan roda empat didominasi karena tidak menggukan Safety Belt,” jelasnya

Ia menambahkan, guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam aturan berkendara dan meminimalisir angka kecelakaan sekaligus mensosialisasikan adaptasi kebiasaan hidup baru tentang disiplin protokol kesehatan, pihaknya mewajibkan setiap pengendara wajib menggunakan masker disamoing itu juga untuk menjaga jarak, pihaknya juga telah membuat batas kendaraan saat berhenti di traffic light.

“Dalam Operasi Patuh tahun ini berbeda dengan tahun kemarin, sebab Operasi Patuh kali ini kita lebih mensosialisasikan kebiasaan hidup baru tentang protokol kesehatan, yang mana kita mewajibkan setiap pengendara wajib menggunakan masker dan menjaga jarak saat berhenti di traffic light yang sudah kita bikin seperti huruf (U),” tuturnya.

Ia juga berharap, meskipun Operasi Patuh sudah berakhir. Masyarakat harus tetap mengikuti aturan saat berkendara atau peraturan lalu lintas lainnya guna keselamatan berkendara.

Selain itu juga, Kasat Lantas mengatakan kedepannya akan melakukan razia untuk penegakan hukum dijalan raya guna kesadaran dan ketertiban masyarakat.

Terkait kesadaran masyarakat dalam berkendara, Kasat Lantas mengatakan ada kenaikan 20 persen dibandingkan tahun kemarin.

“Dimomen menjelang hari kemerdekaan ini saya ingin berpesan kepada masyarakat, cukuplah tumpah darah kita untuk kemerdekaan jangan sampai tumpah darah kita di jalanan. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk kemanusiaan,” tukasnya. (Ags Fy)