Sunday, October 4, 2026

Pastikan Persiapan Napak Tilas, Martin Rantan Panggil Seluruh Panitia

0
500
Bupati Ketapang, Martin Rantan (Pegang Mikrofon) saat menyampaikan arahan kepada panitia Napak Tilas di Pendopo Bupati Ketapang. (Foto Ist)

LINTASKAPUAS I KETAPANG,- Dalam rangka pemantapan persiapan gawai akbar daerah “Napak Tilas” Kabupaten Ketapang yang akan digelar pada tanggal 23 hingga 28 Oktober 2023 mendatang, Bupati Ketapang Martin Rantan, memanggil para personel tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Ketapang yang tergabung dalam susunan kepanitiaan Napak Tilas, Kamis (07/09/2023) di Pendopo Bupati Ketapang.

Kegiatan akbar ini menjadi konsen utama pihak pemerintah yang mana hal ini bisa dilihat seperti pendirian tugu juang di Tumbang Titi, perbaikan Jalan Pelang – Batu Tajam dan hibah untuk rumah ibadah di Kanal Pelang.

Terkait promosi budaya, Napak Tilas ini nantinya akan menampilkan 3000 penari kolosal yang akan didaftarkan pada rekor Muri.

Selan itu, Pemkab Ketapang juga akan menghadirkan Menteri Perekonomian dan Industri Kreatif (Menperakraf) Sandiaga Uno serta Ulama Besar Indonesia Habib Luthfi.

Martin mengatakan, pada tahun 1914 yang lalu, terjadi perang dengan penjajah di Kedang yang dipimpin oleh Uti Usman/ Uti Unggal bersama Panglima Tentemak dan Kanduruhan Bajir. Pada peristiwa itu, ketiga orang tersebut gugur sebagai kesuma bangsa. Untuk itu, dirinya mengusulkan agar ketiga orang tersebut dinyatakan sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.

“Ketiga orang tersebut telah kita usulkan sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.” ungkap Martin.

Orang nomor satu itu, juga mengatakan, bahwa gagasannya berupa napak tilas dan akselerasi pembangunan dan kebudayaan tersebut sebagai upaya pihaknya dalam mengisi kemerdekaan. Yang mana Ia ingin memberikan legesi (peninggalan/warisan) yang baik untuk masyarakat Ketapang selama Ia menjabat.

Salah satu cara agar masyarakat selalu ingat dengan legasinya terkait dengan Napak Tilas tersebut, bupati mengganti nama panggung budaya yang berlokasi di samping Pendopo Bupati menjadi ‘Balai Kedang’.

Tak hanya itu, menurutnya kegiatan Napak Tilas juga bisa meningkatkan literasi, menambah wawasan. Dengan Napak tilas orang akan mengetaui, bahwa mereka juga memiliki sosok-sosok pahlawan kemerdekaan yang sangat membanggakan.

“Selama ini banyak yang bertanya-tanya tentang siapa panglima Tentemak itu? Kini, dengan napak tilas orang menjadi tau.” tukasnya.

(Ags)

error: Content is protected !!