Pengajian Akbar dan Gebyar Wayang Kulit

0
1353
Staf Ahli Syamsul Hadi mewakili Bupati Sintang membuka Pengajian Akbar dan Gebyar Wayang Kulit

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Memperingati tahun baru islam 1 Muharam 1440 Hijriah, Alumni Madrasah Aliyah Yayasan Tarbiyah Islam Kabupaten Sintang menggelar Pengajian Akbar dan Gebyar Wayang Kulit yang bekerjasama dengan Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) dan Forum Pemuda Jawa (FPJ). Kegiatan dibuka Staf Ahli Syamsul Hadi mewakili Bupati Sintang, Minggu malam (7/10 di lapangan SMPN 2 Sintang.

Syamsul Hadi mengatakan bahwa dalam peringatan tahun baru Islam setiap tanggal 1 Muharram, umat Islam dituntut untuk menangkap spirit dan pesan berhijrah. Dari berhijrah itulah para Nabi beserta sahabatnya dapat membangun peradapan suatu tatanan kehidupan yang bercirikan keadilan, persamaan, persaudaraan, toleransi, perdamaian, dan berkemajuan.

Ia menambahkan bahwa kehidupan sosial saat ini banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Seperti kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, radikalisme, terorisme, narkoba dan sebagainya.”Jadi untuk itu kita harus bisa menghadapi berbagai tantangan tersebut dengan melakukan semangat berhijrah dan perubahan diri,” sambungnya.

Dikesempatan itu, ia mengatakan pemerintah menyambut baik kegiatan pengajian akbar dan gebyar wayang kulit yang diselenggarakan oleh Alumni MA YTI yang bekerjasama dengan Puspawaja dan FPJ.

“Saya menyambut positif dengan diselenggarakan kegiatan seperti ini. Karena dapat membina masyarakat menjadi religius yang menjadi salah satu komponen visi pembangunan Kabupaten Sintang. Melalui kegiatan ini, kita dapat memupuk tali silaturahmi, digelarnya wayang kulit dapat melestarikan adat budaya,” katanya.

Ketua panitia penyelenggara, Trinanto mengatakan bahwa kegiatan Pengajian Akbar dan Gebyar Wayang Kulit diselenggarakan atas dasar peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah. “Kami ini adalah Alumni Madrasah Aliyah Yayasan Tarbiyah Islam Kabupaten Sintang menyelenggarakan kegiatan ini bekerja sama dengan Puspawaja,” kata Trinanto.

Slain peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriah, agenda-agenda yang telah ditempuh adalah reuni akba. “Kita selenggarakan juga kegiatan ini untuk ajang silaturhami antara teman-teman sekolah lama. Selain itu juga kita ingin berbaur bersama masyarakat, mendengarkan pengajian bersama, serta menonton pagelaran wayang kulit,” tambah Trinanto