Peringati HPN 2022, AJK Bersama PWI Ketapang Kembali Berbagi

0
501

Foto penyerahan bantuan kepada keluarga Almarhum Nasrun oleh AJK dan PWI Ketapang. (Foto Ags)
LINTASKAPUAS I KETAPANG, – Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari, Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos), Jum’at (11/02/2022).

Saat dikonfirmasi Ketua AJK, Theo Bernadhi mengatakan, bahwa kegiatan Baksos yang dilakukan oleh pihaknya dalam rangka HPN tahun 2022 sekaligus merupakan kegiatan rutin AJK yakni selalu berbagi dimasa pandemi.

“Kegiatan Baksos Ini dalam rangka HPN dan sekaligus merupakan kegiatan rutin kawan-kawan di AJK dimasa pandemi,” ungkapnya.

Lanjut Theo menjelaskan, dalam kegiatan Baksos kali ini pihaknya memberikan bantuan sembako kepada salah satu yayasan pondok pesantren yang ada di Desa Sungai Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.Serta mengunjungi dua tokoh pers yang ada di Ketapang.

“Kali ini AJK memberikan bantuan sembako ke Yayasan Raden Rahmatullah Pondok Pesantren Sunan Ampel sekaligus mengunjungi dua tokoh pers Ketapang yakni Pak Halim Anwar dan Keluarga besar Almarhum Nasrun yang Juga merupakan mantan anggota PWI yang pernah bekerja sebagai Wartawan di Majalah Umum Suara Pekerja,” jelasnya.

Theo berharap bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban ditengah pandemi.

“Terima kasih buat kawan-kawan yang ada di AJK dan PWI Ketapang serta para donatur yang sudah ikut berkontribusi dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Sementara Ketua PWI Ketapang, Ahmad Sofi mengatakan, melalui peringatan HPN tahun 2022 ini wartawan di Ketapang bisa bekerja lebih profesional sehingga bisa menyajikan berita yang berkualitas.

“Jadikan HPN ini sebagai refleksi untuk lebih baik lagi dalam menjalankan tugas. Jalankan tugas sesuai kode etik dan jangan jadikan wartawan sebagai tameng untuk hal-hal negatif,” katanya.

Sofi menambahkan, melalui peringatan HPN ini juga keberadaan media massa diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Media massa tidak hanya menyajikan berita apa adanya, namun juga menyajikan berita yang mendidik masyarakat. Manfaatkan kecanggihan teknologi informasi untuk menyebarkan berita yang faktual dan berkualitas,” harapnya.

“Maka dari itu, Keberadaan organisasi kewartawanan seperti AJK dan PWI di Ketapang juga diharapkan bisa menjadi wadah bagi kawan-kawan wartawan untuk bersama-sama belajar ilmu tentang jurnalistik. Selain itu juga, keberadaan organisasi ini sebagai wadah silaturrahmi dan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif,” tambahnya.

Sementara itu, Anak Kandung Almarhum Nasrun, Nono mengucapakan terimakasih kepada pihak AJK dan PWI Ketapang.

“Terima kasih buat para wartawan yang tergabung di AJK dan PWI Ketapang, bantuan ini saya anggap sebagai reward dari kawan-kawan semua untuk Almarhum bapak saya yang juga pernah menjadi insan Pers,” tuturnya

Sedangkan, tokoh pers lokal lainnya, Halim Anwar mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan bantuan dari rekan-rekan AJK dan PWI dan berharap semoga organisasi pers dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Sementara itu, pengurus pondok pesantren Sunan Ampel Desa Sei Awan Kiri, Ustadz Muhammad Husen mengaku sangat bersyukur atas kehadiran dan bantuan dari kawan-kawan AJK dan PWI, diakuinya bantuan sembako tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak di pondok pesantren Sunan Ampel.

“Kami bersyukur dan harapan kami kegiatan baik ini dapat terus berlanjut, sekali terimakasih kepada rekan-rekan wartawan,” katanya.

Ia melanjutkan, kalau pondok pesantren yang sudah berdiri selama 3 tahun ini memiliki 49 santri dan santriwati yang berasal dari berbagai Kecamatan di Ketapang bahkan ada yang berasal dari kota Pontianak.

“Semuanya tinggal disini, ada anak yatim piatu juga, untuk operasional ada yang membayar iuran tapi kebanyakan kita kompensasi dan ada 12 orang gratis sedangkan yang membayar full hanya 8 orang. Makanya kita selalu terbuka kepada semua pihak yang ingin membantu apapun tentu kita akan terima dengan lapang dada,” tuturnya. (Ags)