Perkuat Sinergi, Bupati Ketapang Ajak Masyarakat Bangun Daerah sebagai “Rumah Besar”

0
62

LINTASKAPUAS I ​KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dalam membangun Kabupaten Ketapang. Pesan tersebut disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (17/4/2026) malam.

​Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas etnis, pemuka agama, hingga pelaku dunia usaha. Selain itu, hadir pula Bupati Ketapang periode 2016–2025, Dermalo Martin Rantan, S.H., M.Sos., yang turut memberikan motivasi bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam sambutanya, Bupati menegaskan bahwa kebersamaan adalah modal utama dalam mewujudkan visi pembangunan Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri.

​”Ketapang ini milik kita semua. Kita hidup di Tanah Kayong yang sama, menginjak tanah dan menghirup udara yang sama. Maka sudah sepatutnya kita bersama-sama membangun daerah ini. Ketapang adalah ‘rumah besar’ bagi kita semua,” ujar Bupati.

Bupati menilai, ​kehadiran berbagai tokoh dari Paguyuban Jawa, Pasundan, Tionghoa, Bugis, Minang, hingga Flobamora dan Bali, menegaskan bahwa posisi Ketapang sebagai “miniatur Indonesia”.

Untuk itu, Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan antarsuku yang selama ini telah terjalin harmonis.

​Menyikapi tantangan geografis Ketapang yang luasnya hampir setara dengan Provinsi Jawa Barat, Bupati mengakui adanya tantangan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi nyata dengan sektor swasta.

​Bupati menegaskan telah mengeluarkan imbauan agar perusahaan di Ketapang berkontribusi aktif dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Saya minta perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Jika masyarakat kita belum siap, maka harus dibina dan dilatih hingga siap bekerja,” tegasnya.

​Terkait percepatan pembangunan di wilayah pedalaman, Pemerintah Kabupaten Ketapang terus memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Saat ini, usulan tersebut telah mengantongi persetujuan dari DPRD Provinsi serta Gubernur Kalimantan Barat dan tengah berproses di pemerintah pusat.

​”Kita optimistis, walaupun ini berat, perjuangan tidak boleh berhenti. Kita yakin ke depan akan ada progres dan respons positif dari pusat,” tambahnya.

​Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak segan memberikan saran dan dukungan. Ia menyadari bahwa membangun Ketapang merupakan tanggung jawab kolektif yang tidak bisa dipikul oleh pemerintah semata.

Untuk diketahui, Acara silaturahmi ini dibuka dengan atraksi pencak silat IPSI Ketapang dan tari tradisional, serta diwarnai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

(Ags)