
LintasKapuas.com, SINTANG-Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mellaunching pelaksanaan program full day school pertama di Bumi Senentang, Selasa (30).
Sekolah pertama tersebut adalah SMP Panca Setya 2 Sintang di Jalan MT Haryono Sintang. Dikesempatan tersebut, Yosepha melakukan launcing secara simbolik dengan melakukan pengguntingan balon. “SMP Panca Setya 2 adalah SMP pertama yang melaksanakan full day school di Sintang ini,” kata Yosepha bangga.
Sekda mengatakan, peberapan full daya school pada awalnya mungkin akan berat bagi para murid. Oleh karena itu, ia berharap para tenega pendidik bisa lebih kreatif dalam proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu juga, para siswa diharapkan bisa mengatasi berbagai kondisi yang muncul sebagau efek dari pelaksanaan full day school ini.
“Misalnya dengan membawa bekal yang cukup karena akan pulang sore,” papar Yosepha lagi.
Ia menilai, banyak sisi positif yang bisa diambil dari penerapan full day school ini. Makanya perlu peran serius serta kolaborasi dari orang tua dan para guru. Kedepan setelah full day school diterapkan, dirinya bersama dengan Dinas pendidikan sewaktu-waktu kami aku akan mengunjungi lagi untuk melihat bagaimana penerapannya di sekolah.
“Kedepan, kami akan berkunjung lagi. Agar bisa melihat perkembangan penerapan full day school yang dilaksanakan,” ucapnya.
Kepala Sekolah SMP Panca Setya 2 Sintang, Sulistya Wahyu Utama menyampaikan bahwa pihaknya telah didorong oleh pihak Yayasan Sukma untuk menerapkan full day school sejak tahun ajaran 2018 yang lalu. “Namun kami belum serta merta melaksanakannya. Kami bersama tim guru dan skeolah melakukan berbagai penelitian dan kajian berkaitan dengan full day school ini,” bebernya.
Sebelum full day school diterapkan, kata dia, pihaknya melakukan berbagai kajian survei baik kepada siswa baik, guru dan orang tua lalu. “Kami juga belajar ke beberapa tempat dan membaca berbagai literasi untuk mengkaji persiapan pelaksanaan full day school ini,” kata Sulis.
“Setelah melalui semua proses itu akhirnya kami mendapatkan kesepakatan dari semua pihak untuk melaksanakan kegiatan full day school,” tambahnya.
Sulis mengungkapkan bahwa penerapan full day school ini tujuan utamanya untuk melaksanakan penguatan karakter melalui proses belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar di SMP Panca Setya 2 akan dimulai dari pukul 6.45 dan pulang sampai 15.15 wib.
“Kegaitan belajar akan meliputi berbagai kegiatan belajar efektif dalam pembelajaran ekstrakurikuler serta pembentukan karakter anak,” ujar Sulis lagi.
Dikatakan Sulis, dengan adanya full day school ini diharapkan kegiatan belajar mengajar di SMP Panca Setya 2 lebih terintegrasi dan terorganisir serta terarah secara maksimal. Sehingga nilai para peserta didik dapat ditingkatkan. “Serta dapat melakukan pembentukan karakter siswa secara lebih optimal,” katanya.
Ketua Yayasan Sukma, Pastur Leonardus Miau, Pr mengatakan, baik buruknya hasil full day school baru bisa diketahui setelah dicoba. “Karena itu, saya mencoba tahun ini SMP Panca Setya 2 Sintang melaksanakan full day school,” katanya.
Dia mengatakan, jika dalam tiga tahun pelaksanaan full day school ternyata tidak baik, maka akan dihentikan. Tapi jika memberikan dampak positif bagi siswa akan diteruskan. “Saya yakin akan begitu banyak memberikan manfaat dalam membentuk karakter siswa,” katanya.
Siswa Antusias
Siswa kelas 9, Feny Claudia mengaku sangat antusias dalam mengikuti penerapan full day school ini. Menurutnya, hal itu cukup menyenangkan. Karena ia punya banyak hal yang bisa dilakukan bersama teman-teman di sekolah.
“Nggak terlalulah capek soalnya. Kan ada kumpul sama-sama. Jadinya tidak terasa terlalu lama gitu, nggak terlalu capek juga kan,” tambah Feny. “Lagi pula hari Sabtu-Minggu libur, jadi bisa piknik agak jauh,” selorohnya.










