Sekda : Musrembang Kecamatan Sintang Rencanakan Pembangunan Skala Prioritas

0
390
Sekda Sintang l, Yosepha Hasnah serahkan Berkas Musrembang Kecamatan Sintang (FOTO – IST)

LINTASKAPUAS | SINTANG – Sekretaris Daerah Sintang, Yosepha Hasnah meminta kepada seluruh peserta musyawarah perencanaan pembangunan(Musrembang) Kecamatan Sintang agar merencanakan pembangunan dengan skala prioritas.

Hal tersebut disampaikan langsung Yosepha Hasnah dalam sambutannya dalam acara pembukaan Musyawarah Rencana pembangunan (Musrembang) Kecamatan Sintang bertempat di Aula Kantor Desa Baning Kota, Senin (7/2/2023)

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan Sintang tersebut juga di hadiri Wakil Bupati Sintang, Melkianus, Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny beserta sejumlah anggotanya, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pimpinan Forkompincam dan seluruh Kepala Desa Se Kecamatan Sintang.

Sekda Sintang, Yosepha Hasnah meminta kepada seluruh kepala Desa Se kecamatan Sintang agar dalam pengajuan mengusulkan rencana pembangunan dengan skala prioritas.

“Saya berharap agar dalam penyusunan rencana pembangunan tidak usah banyak-banyak tapi lebih kepada memperhatikan skala prioritas terutama khusus dalam pelayanan kepada masyarakat dan dan kebutuhan dasar bagi masyarakat, ” harap Yosepha.

Sambutan Camat Sintang, Tatang Supriyatna (FOTO – IST)

Yosepha juga mengatakan bahwa Musrembang merupakan salah satu forum musyawarah untuk menampung usulan dari masyarkat atau biasa disebut Bottom up.

“Kalau kita melihat kondisi saat ini, infrastruktur jalan dan jembatan masih tetap menjadi skala prioritas karena beberapa wilayah yang ada di kecamatan Sintang ini berada diwilayah dataran rendah. sehingga jika musim banjir akan terendam semuanya, ” kata Sekda.

 

Selain Infrastruktur jalan dan jembatan, menurut Sekda, pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan juga masih masuk dalam skala prioritas yang mesti ditingkatkan guna untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Sintang yang lebih baik dan maju.

“Pemerintah Kabupaten Sintang akan terus mendorong seluruh desa untuk menjadi desa maju dan mandiri. diharapkan seluruh kepada desa dan lurah agar proaktif dan inovatif dalam memajukan wilayah yang dipimpin, ” ujar Yosepha.

 

Ia juga menambahkan, meski Infrastruktur Jalan dan jembatan masih menjadi skala prioritas namun ditahun 2023, pemerintah Pusat memberikan arahan kepada daerah agar anggaran untuk dinas pendidikan jauh lebih besar Dari sebelumnya. ” oleh sebab itu, dengan keterangan dana untuk pembangunan infrastruktur, diharapkan agar bisa menentukan mana perencanaan pembangunan yang lebih prioritas, ” pungkas Sekda.

 

Sementara, Camat Kota Sintang, Tatang Supriyatna menyampaikan bahwa Musrenbang di 13 desa dan 16 kelurahan yang ada di Kecamatan Sintang sudah selesai dilaksanakan dengan baik.

“Musrembang setiap desa dan kelurahan sudah berjalan dengan baik, dan mayoritas usulan pembangunan yang diajukan masih berada diseputaran peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, ” ucap Tatang.

 

Tatang juga mengaku memahami terkait dengan usulan masyarakat masih berkutat pada pembangunan infrastruktur. pasalnya saat terjadi banjir besar yang melanda Kabupaten Sintang banyak Infrastruktur jalan dan jembatan mengalami kerusakan.

“Beberapa tahun belakangan ini Kabupaten Sintang selalu dilanda bencana banjir, yang mengakibatkan banyak Infrastruktur jalan dan jembatan mengalami kerusakan sehingga secepatnya harus segera di tindak lanjuti, ” jelas Tatang.

 

Tatang juga menambahkan bahwa Kecamatan Sintang merupakan pusat ibu kota kabupaten sehingga menjadi salah satu daerah yang banyak mendapat intervensi dari berbagai pihak terutama pemerintah pusat, provinsi hingga daerah.

“Ditambah lagi dengan digadang-gadang kan nya Kabupaten Sintang sebagai Ibu kota provinsi Kapuas raya tentu pembenahan infrastruktur mesti harus ditingkatkan, ” pungkas Camat.