2019 Jalan Masuk Bandara Tebelian Gagal Dibangun

0
900

Menteri Perhubungan RI dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, didampingi Bupati Sintang, Tinjau kondisi jalan Masuk Bandara Tebelian Sintang
LINTASKAPUAS I SINTANG – Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia(DPR-RI) Lasarus mengatakan bahwa tahun 2019, Pemerintah Pusat sudah menganggarkan pembangunan jalan masuk Bandara Tebelian Sintang sebesar 15 Miliar. Namun gagal dibangun karena terbentur dengan status Asset.
“Jalan masuk Bandara saat ini statusnya masih menjadi jalan Kabupaten, belum dihibahkan kepada pemerintah Pusat. Karena ini masih menjadi asset pemda maka, maka kewenangan domain keuangan Pemrintah daerah tidak diperbolehkan Ada APBN disitu, “ungkap Lasarus Kepada Lintaskapuas.com, saat mendampingi Kemenhub kunjungan kerja ke Bandara Tebelian Sintang, senin(18/2/2019)
Lasarus meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang agar segera menghibahkan jalan tersebut kepada pemerintah Pusat, agar status jalan menjadi jalan Strategis Nasional.
“Kita berharap agar pemerintah segera menyelesaikan proses hibah asset jalan ini kepada pemerintah pusat. Karena karena untuk jalan menuju Objek Vital itu boleh dinaikkan statusnya menjadi jalan Strategis nasional, “ucapnya.
Lasarus memastikan, jika status jalan masuk bandara tebelian sudah berubah menjadi jalan strategis nasional maka dipastikan pemerintah pusat akan segera membangunnya. “kalau sudah berubah status, kita akan siap untuk menganggarkannya kembali, lebih dari 15 miliar mungkin bisa dianggakan, tergantung kebutuhan, “tukasnya.
Ia juga menyampaikan ucapan syukur kepada Pemerintah Daerah Sintang yang sudah menyiapkan lahan Bandara Tebelian Sintang. “sebelumnya, Pak Bupati Sudah menyampaikan langsung didepan komisi V akan menyiapkan lahan 525 Hektar, berarti 100 -150 tahun kedepan kita tidak perlu lagi memikirkan bandara baru, cukup di tebelian ini saja, “jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa runway Bandara Tebelian saat ini sudah dibangun dengan panjang 1.600 Meter, artinya ATR 72 sudah tidak ada masalah lagi. “Runway ini akan ditingkatkan lagi menjadi 1.800 Meter, bandara ini nantinya tergantung kebutuhan, kalau memang traffic atau jalurnya masyarakat membutuhkan penerbangan lebih banyak kita bisa tingkatkan sampai 2500 maka pesawat boeing bisa masuk, “pungkasnya.