
LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Sebanyak 60 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang mengikuti latihan pembaretan selama dua hari, yakni dari tanggal 27-28 September 2018. Dalam kegiatan ini, Satpol PP Sintang mendatangkan pelatih dari Kodim 1205/Sintang.
Kapala Satpol PP Sintang Martin Nandung mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun dan meningkatkan professionalitas, disiplin serta jiwa korsa anggota. “Kami terus melakukan pembinaan dan pelatihan pada anggota agar mereka bisa menjadi anggota Satpol PP yang professional. Salah satunya melalui kegiatan pembaretan ini,” kata Martin pada media ini, Kamis (27/9).
Tujuan akhir dari kegiatan ini, kata Martin, ketika melaksanakan tugas anggota Satpol PP mampu menempatkan dan menyesuaikan diri dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta mampu menjadi anggota Satpol PP yang ramah dan santun dalam melaksanakan tugas.
“Saya ingin menghilangkan kesan kalau Satpol PP musuhnya masyarakat, musuhnya Pedagang Kaki Lima (PKL). Saya tidak ingin Satpol PP dianggap arogan. Keinginan saya, Satpol PP tidak ditakuti tapi disegani oleh orang-orang yang melanggar Perda,” katanya.

Ia juga mengharapkan melalui pembaretan bisa membangun semangat dan disiplin anggota. “Saat ini tingkat disiplin anggota kami dibanding institusi lain memang masih rendah lah. Kedisiplinan itu tidak harus setara dengan TNI/Polri, tapi selama yang ada pada mereka merupakan hal positif dan patut diteladani, kenapa tidak diikuti. Karena, kunci sukses dalam melaksanakan tugas adalah disiplin,” katanya.
“Inilah yang ingin terus kami bangun. Memang, pelatihan selama dua hari dirasakan terlalu singkat. Tapi setidaknya, anggota kami sudah diberikan dasar-dasar dalam berbagai hal sebagai bekal untuk melaksanakan tugas,” katanya.
Mengenai membangun jiwa korsa atau kebersamaan, ucap Martin, akan ditekankan bahwa apapun yang mereka lakukan tetap harus kompak. Mengingat Pol PP dan Damkar itu satu keluarga. Meski tupoksi dan seragam berbeda. “Makanya, latihannya disatukan. Saya ingin, mereka tidak merasa berbeda dan dibedakan. Karena, semuanya merupakan bagian dari keluarga Satpol PP,” katanya.
Ketua panitia FX Murnianto mengatakan, tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pembaretan ada tiga. Pertama adalah semakin memantapkan pedoman, arah dan kewenangan yang jelas dan sinergis dengan intansi terkait. Agar terjalin mekanisme operasional yang efektif dalam mewujudkan situasi yang kondusif.
Kedua, agar selalu terjaga semangat kebersamaan/jiwa korsa seluruh anggota Satpol PP dalam menjaga citra dan wibawa insitusinya. Ketiga, terwujudnya kebersamaan dalam pola pikir dan pola tindak Satpol PP dalam melaksanakan tupoksinya guna mendukung kelancaran penyenggaraan tugas-tugas pemerintahan.
Ia mengatakan, peserta pemberatan sebanyak 60 orang yang terdiri dari 8 anggota Pol PP berstatus ASN, 30 anggota Banpol PP pria, 11 anggota Banpol PP wanita dan 11 orang Satgas Damkar pria. “Dalam pelatihan ini, peserta selain diberikan pengarahan, juga mengikuti outbond dan latihan fisik di lapangan,” bebernya.










